Suara.com - Sebagai wujud apresiasi kepada praktisi IT, CS, developer, data scientist terhadap inovasi yang ditawarkan dalam memberikan simplifikasi kemudahan akses peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi terhadap 12 karya terbaik pemenang kompetisi BPJS Kesehatan Hackathon 2021, Minggu (19/9/2021).
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini. Dengan banyaknya partisipasi masyarakat terhadap kompetisi Hackathon 2021 ini, harapannya semakin banyak inovasi yang muncul dan bisa memberikan solusi terhadap simplifikasi layanan JKN-KIS,” ungkap Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan.
Kompetisi BPJS Kesehatan Hackathon 2021 yang diikuti oleh 1.015 peserta itu telah meloloskan 403 peserta, yang terdiri dari 122 peserta kategori Penetration Testing, 81 peserta kategori Internet of Things, dan 200 peserta kategori Artificial Intellegence (AI).
Selain itu, Edwin juga menyebut, penetapan 12 peserta terbaik berdasarkan hasil penilaian Tim Juri Eksternal, yang terdiri pakar IT dan BPJS Kesehatan. Ke-12 peserta tersebut diseleksi kembali oleh tim juri hingga diperoleh juara 1, 2, 3 dan juara favorit.
“Sekali lagi, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dalam kompetisi Hackathon BPJS Kesehatan 2021 ini. Kami akui bahwa ide dan inovasi yang ditawarkan oleh masing-masing peserta sangat baik," ujar Edwin.
Dalam waktu yang singkat, seluruh peserta bisa menciptakan inovasi IT yang menawarkan solusi dan kemudahan terhadap layanan. Edwin berharap, inovasi yang ditawarkan bisa menjadi acuan bagi BPJS Kesehatan agar terus menyempurnakan layanan digital dan menghadirkan kemudahan bagi peserta dalam mengakses layanan kepesertaan JKN-KIS.
Berikut Para Pemenang Kompetisi BPJS Kesehatan Hackathon 2021:
Kategori Penetration Testing
Juara 1 : Tim fityan
Juara 2 : Tim Cinnamon
Juara 3 : Tim BP.js
Juara Favorit : Tim pow(I, 2, R)
Kategori Internet of Things
Juara 1 : Tim EXIT
Juara 2 : Tim DeployGaYa
Juara 3 : Tim danito
Juara Favorit : Tim budisatrio85
Kategori Artificial Intellegence (AI)
Juara 1 : Tim Methodologist
Juara 2 : Tim mrsq
Juara 3 : Tim Ganyang
Juara Favorit : Tim Panda AI
Baca Juga: Bayar JKN - KIS Tanpa Ribet, Krisna Pilih Pakai Autodebit
Berita Terkait
-
Dirut BPJS Kesehatan Cek Implementasi Antrean Online di RSUD Ciawi
-
Pandemi Covid-19 Tak Halangi Kabupaten Sukabumi Capai Universal Health Coverage
-
Seminar Internasional, BPJS Kesehatan Bahas Efektivitas Layanan Kesehatan dan Biaya
-
Tekan Penularan Kasus DBD, Komisi IX Apresiasi Penerapan Metode Wolbachia
-
Luncurkan Jurnal JKN, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Sampaikan Gagasan dan Penelitian
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%