Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia menentukan target sasaran vaksinasi dalam mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity sebanyak 208.265.720 orang.
Tercatat per 12 September 2021 lalu, jumlah masyarakat yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yaitu 72.766.195 orang atau 34,94%, sedangkan jumlah masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua hanya sejumlah 41.734.734 orang atau sekitar 20,04% dari total target sasaran vaksinasi.
Sesuai rekomendasi dari World Health Organization (WHO), program vaksinasi harus dilakukan dengan memberikan dua dosis untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam mencegah penularan virus Covid-19.
Neoclinic, klinik kesehatan berbasis teknologi yang dikembangkan oleh Ralali kembali berkolaborasi dengan Kompas Gramedia melaksanakan sentra vaksinasi dosis kedua yang akan diselenggarakan selama 15 hari mulai dari 14 September 2021 hingga 15 Oktober 2021.
Adapun kegiatan vaksinasi dosis kedua ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, beserta para pejabat pemerintah lainnya.
Mengusung tema #BerkolaborasiUntukIndonesia, vaksinasi Covid-19 dosis kedua ini ditargetkan untuk diikuti oleh 10.000 pekerja dengan dukungan penuh dari pemerintah.
Wapres RI, Ma’ruf Amin hadir untuk meninjau kegiatan sentra vaksinasi Covid-19 dosis kedua demi memastikan percepatan target vaksinasi untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity).
"Saya apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas peran dan kontribusi nyata dalam melakukan upaya percepatan vaksinasi melalui Sentra Vaksinasi Dosis Kedua ini, seperti yang dilakukan pada hari ini hingga 5 Oktober 2021 mendatang. Kunci terwujudnya keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah program vaksinasi yang berperan vital dan sangat penting,” jelas Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin saat melakukan peninjauan pagi tadi di Bentara Budaya Jakarta ditulis Jumat (24/9/2021).
Sebelumnya, Neoclinic dan Kompas Gramedia telah berhasil menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada Juli lalu yang diikuti oleh 10.000 pekerja media. Vaksinasi dosis kedua kali ini bertempat di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Cianjur Percepatan Vaksinasi Antisipasi Klaster Covid-19 di Kalangan Pelajar
Jenis vaksin yang akan diberikan adalah AstraZeneca, bekerja dengan cara merangsang tubuh untuk membentuk antibodi yang dapat melawan infeksi virus Covid-19 disimpulkan efikasi atau tingkat efektifitas AstraZeneca mencapai 63–75 persen.
AstraZeneca telah lolos uji klinis dan sudah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
“Kegiatan Sentra Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua ini diharapkan dapat segera memenuhi target pemerintah dalam percepatan program vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Melalui Neoclinic, klinik kesehatan berbasis teknologi yang dikembangkan Ralali, kami terus berupaya terjun secara langsung untuk bantu penanggulangan Covid-19 demi mewujudkan herd immunity,” papar Joseph Aditya, CEO Ralali.
Seluruh penyelenggara termasuk Neoclinic sebagai tenaga medisnya sangat memperhatikan protokol kesehatan di setiap penyuntikan vaksinasi dosis kedua ini. Peserta yang masuk akan dibatasi dan ruangan vaksinasi akan disteril secara berkala setiap pergantian kelompok peserta yang mengikuti vaksin.
Neoclinic kini sudah memiliki 5 cabang yang tersebar di 3 kota, yakni Puri Kembangan, Palmerah, Pagedangan BSD, hingga Surabaya Dyandra, Surabaya Flamingo, dan Surabaya Hotel Zoom.
Neoclinic memiliki layanan kesehatan yang lengkap, aman, dan terpercaya. Mulai dari layanan Swab Test Home Service, Swab Test Drive Thru/Walk-in, serta Vaksinasi Covid-19 dapat Anda temukan di Neoclinic terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo