Suara.com - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus menunjukkan tajinya pasca stock split pada Rabu (13/10/2021) kemarin.
Pada pembukaan pasar modal hari ini, Kamis (14/10/2021), tidak hanya investor lokal, asing juga terpantau memborong saham bank yang dimiliki oleh Grup Djarum tersebut.
Mengutip data yang dipaparkan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan sesi I pasar modal hari ini, saham BBCA melejit di angka 7,775, naik 3,32 persen.
Nilai transaksi juga tercatat lebih dari Rp493 miliar ditransaksikan hingga mencatat rekor tertinggi pasar hari ini. Dari total nilai itu, investor asing berkontribusi Rp178 miliar.
Dengan transaksi yang luar biasa inim harga saham BBCA kembali mencatat rekor tertinggi atau all time high setelah sehari sebelumnya mencatat rekor serupa.
Dengan kapitalisasi raksasa BBCA yang mencapai Rp 970,79 triliun, tentu hal ini jadi daya tarik sendiri bagi investor.
Berkaitan dengan stock split kemarin, Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, hal ini agar saham BCA menjadi relatif terjangkau dan mendapat sambutan positif dari investor.
Berita Terkait
-
30 Daftar Saham Syariah di Bursa Saham, Bisa Jadi Opsi Untuk Investasi
-
Saham BBCA Diperdagangkan dengan Harga Baru, Ini Harapan Jahja Setiaatmadja
-
BBCA Memang Menarik, Tapi ARTO Diklaim Akan Kembali Perkasa
-
Stock Split, Saham BBCA Sempat Naik ke Posisi 8.250
-
Lakukan Stock Split, Saham BBCA Mulai Hari Ini Seharga Rp 7.320
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Gen Z Bisa Miliki Rumah, Hunian Terjangkau Ini Jadi Alternatif di Tengah Harga Melambung
-
Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya
-
IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!
-
Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798
-
Pengertian Exercise Saham: Strategi Mengubah Hak Menjadi Kepemilikan Aset
-
Setelah Himbara, BP BUMN Kini Koleksi Saham BUMN Karya dari Danantara
-
Harga Pangan Nasional Mayoritas Turun, Cabai hingga Beras Terkoreksi
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!
-
Harga Pi Network Tahun 2026 Bisa Tembus Rekor Tertinggi?