Suara.com - Pembangunan kesehatan masyarakat merupakan salah satu prioritas penting dari setiap penyelenggara pemerintahan baik pusat maupun daerah. Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan menyatakan hal tersebut, ketika menjelaskan tentang upaya-upaya pemerintahannya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, membangun kesejahteraan tentu harus memprioritaskan program-program yang mendukung tercapainya tingkat kesehatan masyarakat yang baik. Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), dikatakan Ashari, merupakan salah satu program strategis yang perlu mendapat perhatian serius karena manfaatnya yang demikian luas bagi kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen penuh dalam mendukung Program JKN-KIS dengan berupaya mendaftarkan seluruh masyarakat ke dalam Program JKN-KIS, untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dan bertumbuh," pungkas Ashari, Selasa, (9/12/2021).
Ashari mengatakan, kesadaran tentang pentingnya memiliki jaminan sosial kesehatan telah sejak lama terbentuk di masyarakat Deli Serdang. Pemerintah Kabupaten memahami peran yang diemban dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sejak 1 Januari 2014 ini, diantaranya melalui pembiayaan iuran JKN-KIS bagi kelompok masyarakat yang secara ekonomi perlu dibantu sebagai Penduduk yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda) sebagai peserta JKN-KIS.
“Kami (Pemerintah Kabupaten Deli Serdang-red) telah sejak lama memulai, dulu diawali dengan program Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah). Sekarang bermitra dengan BPJS Kesehatan untuk mengelola jaminan kesehatan bagi masyarakat Deli Serdang, dengan dukungan anggaran dari APBD yang cukup signifikan,” ujar Bupati yang saat ini menjalani periode kedua setelah pertama kali terpilih pada 2014 yang lalu.
Per Oktober 2021, dari sekitar 1,9 juta penduduk Kabupaten Deli Serdang, terdapat 176.364 penduduk yang didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan dibayarkan iurannya sebagai peserta JKN-KIS segmen PD-Pemda. Bupati Ashari menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan kemitraan, dengan sasaran masyarakat penerima manfaat yang diperluas.
Selain segmen PD-Pemda, Pemkab Deli Serdang pada pekan yang lalu menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan karena mendaftarkan sejumlah 3.868 orang Kepala Desa dan Perangkat Desa di 377 desa dari 22 Kecamatan di Kabupaten Deli Serdang. Menurut Ashari, hal ini termasuk upaya memperluas kepesertaan JKN-KIS di daerahnya, dengan sasaran dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC).
“Dalam banyak kesempatan kegiatan kunjungan kami bertemu langsung dengan masyarakat, hal ini (red: jaminan kesehatan) termasuk isu yang paling sering diangkat. Masyarakat kami meminta agar program ini lanjut terus, maka upaya kami di pemerintahan akan sejalan dengan aspirasi masyarakat,” tegas Ashari.
Lebih jauh Ashari mengatakan,biaya sejumlah kebutuhan pokok masih dapat diprediksi, sehingga dapat dipersiapkan karena waktu dan besarannya dapat diperhitungkan. Namun, lain hal dengan biaya kesehatan, karena sakit bisa datang sewaktu-waktu dan kebutuhan pelayanan kesehatan bisa jadi membutuhkan biaya yang cukup besar. Maka kepastian pembiayaan harus dimiliki masyarakat melalui program jaminan kesehatan sehingga tidak pusing memikirkan biaya di kala membutuhkan pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Mbah Katiyem Nikmati Masa Tua Bersama JKN-KIS
Ashari juga menekankan perihal dukungan Pemkab Deli Serdang terhadap pelaksanaan program JKN-KIS, sembari menegaskan pula pentingnya meningkatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Dengan kepercayaan yang baik terhadap pengelolaan fasilitas kesehatan dan kompetensi dari tenaga kesehatan, dikatakannya, akan meningkatkan daya saing pelayanan kesehatan di Deli Serdang secara khusus dan juga di seluruh wilayah Indonesia secara umum.
Ashari berharap, kemitraan antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, melalui sejumlah OPD, dapat terus ditingkatkan.
“Kemitraan tersebut perlu dilandasi pemahaman bersama bahwa tujuan utamanya adalah bahwa keberadaan dan pekerjaan kita adalah untuk memberi manfaat yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Selain itu perlu juga dipahami oleh masyarakat, bahwa selain peran pemerintah, setiap individu juga memiliki tanggung jawab masing-masing untuk memastikan tingkat kesehatan yang baik,” jelas Ashari.
Berita Terkait
-
TNI Siap Bantu BPJS Kesehatan Jadi Sumber Informasi JKN-KIS
-
BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Antrean Elektronik untuk Menghemat Waktu
-
Kunci Sukses JKN-KIS, Dokter Harus Berkomitmen dalam Layani Peserta
-
Pandawa, Inovasi Layanan BPJS Kesehatan bagi Peserta JKN-KIS
-
Gunakan JKN-KIS, Francisca: Belum Pernah Alami Kendala yang Menghambat Layanan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun