Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memutuskan akan membuat tim khusus guna menangani permasalahan yang terjadi pada galian C di Sragen. Ganjar bilang tim khusus ini bernama ‘Tim Puser Bumi’.
“Tadi ada ide dari Pak Kapolda menurut saya bagus banget, membuat Tim Puser Bumi, insya allah dua hari ini selesai timnya,” kata Ganjar di kantornya Semarang, Jawa Tengah ditulis Jumat (17/12/2021).
Hal itu dikatakan Ganjar Pranowo usai memberikan arahan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Mewujudkan Good Minning Practice".
Orang nomor satu di-Jateng itu bilang, ihwal terbentuknya Tim Puser Bumi, dari kegelisahan dirinya yang sering mendapatkan keluhan dari masyarakat di sekitar galian C.
Nantinya, Tim Buser Bumi tugasnya ialah dapat menertibkan dan meminimalisaris kerusakan baik lingkungan, Sumber Daya Manusianya, dan tidak ada korban jiwa. Dan Kelak hasilnya dapat dinikmati oleh semua kalangan.
“Kalau ilegal negara nggak dapat apa-apa, rakyat apa lagi, jalannya rusak. Mereka yang menambang apalagi ilegal tidak sesuai dengan tata cara penambangan yang baik, maka bencana itu tinggal nunggu korbannya, bisa dia sendiri, lingkungannya rusak, mata air hilang, Tidak ada manfaat apapun,” ungkapnya.
Dalam acara hari ini turut hadir Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, beserta para penambang se-Jateng.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000
-
IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Harga Minyak Melemah di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Kapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026, Ini Ketentuannya
-
Kementerian PKP Bakal Bangun Rusun Delapan Lantai di Solo untuk Anggota Kopassus
-
Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen
-
Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol hingga Bisa Sekolahkan Anak
-
Tiga Bank Bangkrut di Tahun 2026, Ini Daftarnya