Suara.com - Sebagai penyelenggara Program JKN-KIS, BPJS SATU!, yang merupakan singkatan dari BPJS Siap Membantu, merupakan salah satu cara yang dilakukan BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta dalam mendapatkan layanan di rumah sakit. Kemudahan yang dimaksud meliputi pemberian informasi terbaru terkait Program JKN-KIS, mengedukasi peserta terkait alur, pelayanan penanganan pengaduan, serta memastikan terselesaikannya pengaduan peserta.
"Dengan rompi bewarna kuning lengkap dengan tulisan BPJS SATU! di belakang rompi yang dikenakan, masyarakat bisa meminta informasi, mengajukan pengaduan ataupun memberikan saran terkait JKN-KIS. Petugas BPJS SATU! selalu bergerak di setiap sudut rumah sakit dan melakukan kunjungan di setiap kamar rawat inap maupun ruang tunggu rawat jalan. Petugas BPJS SATU!akan rutin mengunjungi dan melakukan costumer visit ke pasien rawat inap maupun rawat jalan. Harapannya BPJS SATU! dapat mempermudah peserta dalam mendapatkan pelayanan," ungkap Kepala Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Sugana Pujarama yang lebih akrab di sapa Gana, (13/12/2021).
Sementara itu, salah satu pertugas BPJS SATU! bernama Dollyan Tamela T Gunawan mengatakan, membantu sesama sudah menjadi hal yang lumrah, bahkan diwajibkan dalam setiap agama yang ada di muka bumi.
Lebih lanjut Dolly menegaskan, tak hanya sebatas ucapan di bibir saja, tetapi perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki sikap saling tolong menolong, pekerjaan sesulit apa pun akan bisa teratasi. Namun, untuk memiliki sikap saling tolong menolong memerlukan proses dan kepekaan diri sendiri.
"Kami sebagai Petugas BPJS SATU! bertugas memastikan jaminan kesehatan benar-benar dilaksanakan sesuai dengan semestinya, mengawal peserta mendapatkan pelayanan JKN-KIS sesuai dengan haknya dan menerima pelayanan dengan baik," kata Dolly.
Di sisi lain, Dolah, salah seorang pasien JKN-KIS yang tengah menjalani hemodialisis, mengatakan, dirinya melakukan pelayanan cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu dengan nyaman dan tenang.
"Alhamdulillah selama pelayanan semua berjalan dengan lancar. Dengan adanya petugas BPJS SATU! kami mendapatkan informasi lebih banyak seputar Program JKN-KIS," ujarnya.
Berita Terkait
-
Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2022 Berkisar Rp75 Ribu, Pakar: Minta Pemerintah Tak Memaksa
-
Bukan Cuma Gugurkan Kewajiban, Amal Jadi Dorongan ASN Ini Syukuri Jadi Peserta JKN
-
JKN-KIS Bantu Ringankan Hidup Dina
-
Umar Rasakan Pelayanan Bagi Peserta JKN-KIS Terus Membaik
-
Suka Duka Umi Tiga Tahun Menjadi Kader JKN
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari