Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini ditutup melemah ke level 6.662.
Mengutip data RTI, Rabu (5/1/2022) IHSG berakhir dizona merah dengan melemah 0,49 persen atau turun 33 basis point di level 6.662.
IHSG bergerak dari batas atas di level 6.738 hingga batas bawah pada level 6.634 setelah dibuka pada level 6.703.
Investor melakukan transaksi senilai Rp23,2 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp10,6 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp14,9 triliun dan aksi jual sebesar Rp14,1 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp802,02 miliar.
Sebanyak 369 saham terpantau melemah, 174 saham melemah dan sebanyak 138 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham LABA yang naik 35 point atau menguat 34,31 persen ke level 137. CMPP menguat 34,14 persen atau bertambah 56 point ke level 220. ADMR menguat 34,06 persen atau naik 62 point ke level 244.
Selanjutnya saham TARA menguat 34,00 persen atau naik 17 point ke level 67. EPAC yang naik 17 point atau menguat 34,00 persen ke level 67.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham MTLA 28 point atau melemah 7,00 persen ke level 372. PANI melemah 7,00 persen atau koreksi 140 point ke level 1.860.
Baca Juga: Rabu Pagi IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Posisi 6.703
Selanjutnya saham YPAS terkoreksi 65 point atau melemah 6,98 persen ke level 865. POLL turun 85 point atau melemah 6,93 persen ke level 1.140. HELI melemah 22 point atau turun -6,91 persen ke level 296.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,90 persen ke level 939. Sedangkan, JII turun 1,18 persen ke level 565.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara