Suara.com - CEO Terraform Labs Do Kwon terus meningkatkan aset Bitcoin miliknya, hingga saat ini hampir mengumpulkan aset BTC senilai 1,5 miliar dolar AS.
Sebuah akun Twitter pemerhati perkembangan aset BTC dunia telah melacak alamat dompet yang diduga milik Terra yang telah menerima 2.943.00002511 BTC (139 juta dolar) pada hari Rabu (30/3)/2022) meski hal ini belum dikonfirmasi kebenarannya.
Mengutip dari Cointelegraph, wallet milik Do Kwon diperkirakan mengumpulkan aset BTC dalam jumlah besar sejak 21 Januari dan belum menjual satu-pun aset tersebut.
Diperkirakan, hampir ada 10.000 BTC terkumpul dan menduduki puncak pada 22 Maret. TerraUSD (UST) sebagai stablecoin algoritmik, akan dipatok dengan nilai dolar As dengan dukungan BTC. Sementara, token Terra yakni LLUNA tetap memiliki peran sentral dalam stablecoin.
Menurut BitcoinTreasuries, Terraform Labs akan segera mengalahkan Tesla sebagai pemegang Bitcoin terbesar kedua, dengan MicroStrategy dalam pandangannya.
Hal ini mendekati mimpi Kwon yang dari awal viral karena bercita-cita mengumpulkan Bitcoin miliknya dan menyaingi Satoshi Nakomoto, pencipta anonim Bitcoin.
Sementara itu, dengan aksi harga yang tidak bersemangat selama 72 jam terakhir, akan tampak bahwa pembelian Terra menopang pasar Bitcoin, sementara LUNA mencapai tertinggi baru.
Berita Terkait
-
Investor Robert Kiyosaki Prediksi Dolar AS Akan Hancur, Sarankan Simpan Emas dan Bitcoin
-
Shanghai Lockdown, Beberapa Pabrik Volkswagen dan General Motors Beroperasi Normal
-
Prospek Antam Semakin Mengkilap dan Menjanjikan, Dampak Investasi Tesla?
-
Serba-serbi Koleksi Mobil Mewah Will Smith, Paling Murah Rp 1,2 Miliar
-
Tesla Berikan Perimbangan Atas Kerugian Sektor Energi di Bursa Saham Amerika Serikat
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Lalamove Tebar BHR dan Jaminan Sosial buat Mitra Driver
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Modal Rp300 Ribu, Wanita Ini Sukses Bangun Pilar Ekonomi Keluarga
-
Trump 'Ngamuk' Lagi! Tarif Global 10% Menanti, RI Mulai Pasang Kuda-kuda
-
Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI
-
Simalakama Tarif Trump, Apa Kabar Indonesia?
-
Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya
-
Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang