Sejak itu taruhan kenaikan suku bunga tersebut telah meningkat lagi dengan pasar memperkirakan suku bunga hampir 3,0 persen segera setelah Desember.
Kenaikan ini sebagian karena ekspektasi lebih banyak bantuan biaya hidup oleh pemerintah setelah menteri keuangan Rishi Sunak mengumumkan dukungan baru pada Mei dan dengan Perdana Menteri Boris Johnson mencari cara untuk menopang popularitasnya yang lesu.
Kepala Pendapatan Tetap Eropa di Franklin Templeton, David Zahnengatakan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris jangka pendek mungkin hanya naik sedikit lebih tinggi.
"Saya pikir kita semakin dekat dengan titik belok di mana bank sentral mungkin harus berhenti mendaki," katanya.
"Bank sentral Inggris mungkin melakukan satu atau dua lagi (kenaikan suku bunga), tapi saya pikir kita akan berada dalam resesi akhir tahun ini di Inggris," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Inflasi Hingga Resesi Hantui Amerika Serikat, Bank Sentral Hadapi Ancaman Ekonomi
-
Daftar Tim Gurem yang Pernah Kalahkan Timnas Inggris, Hungaria Lebih dari Sekali
-
Puluhan Jurnalis Inggris Ditolak Masuk Rusia, Dituding Sebar Propaganda Antirusia
-
Pangeran William dan Kate Middleton Disebut Tidak Berusaha Mengenalkan Anaknya ke Archie dan Lilibet
-
Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023, Klub Inggris Bersorak Gembira: Unbelievable!
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi