Suara.com - Amerika Serikat diisukan akan mengumumkan pembelian sistem pertahanan rudal darat-ke-udara jarak menengah hingga jauh untuk mendukung Ukraina dalam menghadapi Rusia.
Salah seorang narasumber mengatakan kepada Reuters, Minggu (26/6/2022), AS diperkirakan akan mengumumkan bantuan keamanan lainnya untuk Ukraina, termasuk amunisi artileri tambahan dan radar kontra-baterai untuk memenuhi kebutuhan militer negara itu.
Persenjataan itu adalah bantuan terbaru yang ditawarkan ke Ukraina oleh Amerika Serikat sejak Rusia menginvasi tetangganya di Eropa timur itu pada Februari.
Pada Juni 2022 saja, Presiden Joe Biden setuju untuk memberi Ukraina bantuan militer 700 juta dolar AS (Rp10,35 triliun), termasuk sistem roket canggih yang dapat menyerang dengan tepat sasaran jarak jauh.
"Amunisi, radar kontra tembakan, sejumlah radar pengawasan udara, rudal anti-tank Javelin tambahan, serta senjata anti-tank juga merupakan bagian dari paket itu," kata pejabat yang tidak dikonfirmasi identitasnya.
Sementara, upaya AS menjual ke Ukraina empat pesawat nirawak besar yang dapat dipersenjatai dihentikan awal bulan ini lantaran khawatir radar dan peralatan pengawasan mereka dapat menciptakan risiko keamanan bagi Amerika Serikat jika jatuh ke tangan Rusia.
Berita Terkait
-
Rudal Rusia Hantam Apartemen dan Taman Kanak-kanak di Kiev Ukraina
-
Anis Matta: Presiden Ukraina Contoh Pemimpin Bodoh, Tidak Boleh Ditiru
-
G7 Siapkan 600 Miliar Dolar AS Demi Lawan Pengaruh China di Negara Berkembang
-
Jelang Kunjungan Jokowi, Intensitas Serangan Rudal di Ukraina Meningkat
-
Rusia Kembali Serang Kiev, Rudal Hantam Gedung Apartemen dan Taman Kanak-kanak
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore
-
Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Rumah Korban Bencana di Tapanuli Selatan
-
Aturan Wajib Label untuk Produk Tinggi Gula Ditargetkan Rampung Tahun Ini
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa
-
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
-
Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi
-
BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen