Suara.com - Stock split adalah sebuah strategi yang dilakukan korporasi jika ingin jumlah sahamnya yang beredar di pasaran meningkat. Daftar saham yang stock split sebenarnya dari tahun ke tahun cenderung meningkat, tergantung kebutuhan masing-masih perusahaan.
Laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan stock split adalah aksi korporasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk memecah harga saham dalam rasio tertentu. Pemecahan saham bertujuan agar jumlah saham yang beredar di pasaran meningkat, dengan konsekuensi harganya akan menurun.
Namun demikian, emiten atau badan usaha yang mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan berharap transaksi saham bisa kembali ramai setelah kebijakan stock split.
Untuk mencapai tujuan tersebut, stock split biasanya dilakukan oleh perusahaan yang harga sahamnya sudah mencapai nilai tertinggi. Stock split juga diharapkan mampu menarik investor baru.
Stock Split bisa meningkatkan keuntungan pemegang saham. Pasalnya, bukan hanya harga saham yang menjadi lebih murah. Namun, porsi kepemilikan saham juga menjadi lebih banyak sebagai dampak dari pemecahan tersebut.
Sebagai contoh perusahaan PT Unilever Indonesia pernah melakukan stock split saham dengan rasio 1:5. Harga saham pun turun dari semula Rp42.000 per lembar menjadi Rp8.400 per lembar. Perusahaan lain adalah PT HM Sampoerna dengan stock split 1:25. Harga saham perusahaan ini turun dari Rp92.500 per lembar menjadi Rp3.700 per lembar.
Stock Split juga pernah dilakukan oleh Bank BCA di saham BBCA dengan rasio 1:5 pada akhir 2021 lalu. Nilai nominal per saham BBCA saat itu adalah Rp62,5. Nantinya, nilai nominal tersebut akan menjadi Rp12,5 setelah stock split.
Dengan demikian, harga saham BBCA berkisar Rp 7.320 per saham, atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split. Saham BBCA juga dibuka naik ke level 7.400 atau menguat 80 basis poin. Bahkan saham perbankan swasta terbesar Tanah Air ini sempat menyentuh level tertingginya di posisi 8.250 per lembar saham.
Tak hanya bagi investor, bagi emiten keputusan melakukan stock split ini juga membawa sejumlah keuntungan. Saham menjadi lebih likuid sehingga terjangkau oleh investor dan lebih mudah diperjualbelikan.
Baca Juga: Sambut Awal Pekan, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.659
Kapitalisasi pasar perusahaan tidak mengalami perubahan. Namun, stock split tak selalu menjamin saham perusahaan selalu dilirik investor. Semuanya akan kembali pada kinerja perusahaan.
Daftar beberapa saham yang stock split lainnya adalah sebagai berikut.
1. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)
2. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
3. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
4. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini