Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana bakal melakukan pembicaraan dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi terkait pemblokiran terhadap penyelenggara sistem elektronik (PSE) terhadap pemungut pajak pertambahan nilai (PPN).
Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo berharap, tindakan pemblokiran itu tidak mengganggu jalannya penerimaan negara dari PPN.
Sebab, beberapa PSE seperti steam, CS GO, hingga Dota merupakan pemungut PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, di mana mereka menjual produk ke pelanggan yang telah dikenakan PPN.
"Saya belum komunikasi persis kemarin saya baru mendengar dan saya ingin ngobrol dengan teman2 kominfo mudah2an kita tidak terganggu lah ya," ujarnya dalam media briefing, Selasa (2/8/2022).
Suryo menjelaskan, perusahaan asing wajib memungut PPN PMSE yang menjual produk tidak berwujud ke Indonesia. Dia mencontohkan, seperti berlangganan Netflix ataupun Spotify yang menjual produk tidak berwujud film dan lagu ke pelanggan di Indonesia.
"Jadi Yang memungut adalah Netflix dan Spotify. nah PSE ini kedudukannya di mana ini yang harus kita letakkan, kalau dia memang sama seperti netflix berarti ada sesuatu yang mungkin tidak dapat dia lakukan," ucap dia.
Meski begitu, Suryo mengaku akan terlebih dahulu memahami terkait aturan PSE ini. Apakah aturan PSE ini mengganggu pemungutan PPN atau tetap bisa memungut.
"Kalau dia sama seperti pihak-pihak tadi, berarti ada keterhambatan dalam memungut PPN-nya tapi kalau pihak tadi dia bisa transaksi sendiri dengan menggunakan infrastruktur yang ada ya dia tetap memungut PPN," pungkas dia.
Baca Juga: Penggunaan NIK Sebagai NPWP Baru Berlaku 1 Januari 2024
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini