Suara.com - Kepala Departemen Penyelenggara Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ida Nuryanti menyebut, saat ini ada 49 bank berkomitmen jadi calon peserta BI-FAST gelombang kelima yang dibuka November 2022 nanti.
"Kita menyiapkan batch kelima dan melakukan survei paralel, kita akan lihat. Kita rencanakan pada November 2022," katanya dalam Taklimat Media, Selasa (30/8/2022).
Ia memastikan, pihaknya akan melakukan survei secara detil terhadap komitmen masing-masing bank tersebut baik dari sisi keamanan hingga infrastruktur teknologinya.
Dari survei terkait, nantinya pihak terkait akan menentukan bank mana saja yang lolos jadi peserta layanan BI-FAST batch kelima dan jika ada yang gagal maka diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan mengikuti batch keenam.
"Kita akan lihat dari komitmen ini siapa yang sudah siap dan bisa masuk, makanya ada survei check point untuk melihat kesiapan. Nanti terlihat dari 49 apa bisa keangkut semua atau bisa saja masuk ke batch enam," kata Ida.
Hingga saat ini sudah ada 77 bank peserta layanan BI-FAST yang masuk dalam batch pertama hingga keempat, mewakili 85 persen dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional.
Secara rinci, sebanyak 21 bank pada batch pertama, 22 bank dan satu non bank pada batch kedua, delapan bank pada batch ketiga dan 25 bank pada batch keempat.
Dari 77 peserta BI-FAST ini terdiri dari lima bank pemerintah, 49 bank swasta nasional, 21 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Unit Usaha Syariahnya (UUS), satu bank asing serta satu KSEI.
"Kenapa bank asing masih satu? Karena bank asing untuk meluaskan layanan harus direct head quarter. Penyiapan administrasi menjadi masalahnya," ujar dia.
Baca Juga: Peserta BI-Fast Bertambah 25, Transfer Uang Antar Bank Makin Murah
Untuk batch kelima, kata dia, ada tiga bank asing yang menyatakan komitmennya untuk menjadi peserta layanan BI-FAST dan diperkirakan akan semakin banyak di batch-batch selanjutnya.
Ia menjelaskan terdapat empat tahapan untuk bisa menjadi peserta BI-FAST yaitu pertama adalah identifikasi potensi calon peserta, penetapan peserta langsung dan tidak langsung, penetapan on boarding calon peserta sekaligus penetapan on boarding peserta.
Para bank yang berkomitmen menjadi penyedia layanan BI-FAST harus memenuhi kriteria umum baik dari sisi kelembagaan, kinerja keuangan dan kapabilitas sistem informasi sekaligus harus mampu memenuhi kriteria 3C yaitu contribution, capability dan collaboration.
Selain itu, para perbankan juga harus memenuhi kriteria IC yakni champion in readiness baik dari sisi people, process, technology dan teknis.
Berita Terkait
-
Biaya Transfer Antar Bank via BI-FAST Bakal Turun, Lebih Murah dari Rp2.500
-
Fakta-fakta QRIS Antarnegara, Bisa Dipakai Belanja di 4 Negara Ini
-
BI Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik, Apa Fungsinya?
-
85 Persen Sistem Pembayaran Ritel Nasional Terdaftar di BI-FAST
-
Peserta BI-Fast Bertambah 25, Transfer Uang Antar Bank Makin Murah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas