Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan ini kembali dibuka menguat ke level 6.891 dari penutupan sebelumnya di level 6.864.
Mengutip data RTI, Jumat (27/1/2023) IHSG berhasil dibuka naik 26,4 basis poin atau terapresiasi 0,39 persen hingga terbang ke level 6.891.
Hingga pukul 09:02 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga ke posisi 6.916 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,76 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat ke zona hijau, pada awal perdagangan indeks ini naik 5,4 basis poin atau terapresiasi 0,63 persen ke posisi 947.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 609 juta lembar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp546 miliar dan volume transaksi mencapai 48 ribu kali.
Sebanyak 238 saham berhasil menguat, 91 saham bergerak melemah dan 210 saham bergerak stagnan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai IHSG berpotensi bergerak datar (sideways) selama beberapa waktu ke depan.
"Jika IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekatnya, maka dalam beberapa waktu mendatang IHSG akan cenderung bergerak sideways," ujar William dalam riset hariannya.
Menurutnya, akhir pekan ini pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. Kondisi itu terjadi jelang rilis kinerja 2022 beberapa emiten yang akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Baca Juga: Meski IHSG Berpeluang Terkoreksi, Sejumlah Saham Tetap Bikin Cuan di Akhir Pekan
Namun sentimen dari masih tercatatnya capital outflow secara year-to-date tetap perlu diwaspadai," tegasnya.
William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.714 dan resistance 6.921.
Untuk saham pilihan, William merekomendasikan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Astra Argo Lestari Tbk (AALI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih
-
Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun
-
Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara
-
Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
-
Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India
-
LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember