Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang akhir pekan ini berpotensi untuk kembali bergerak melemah, meski demikian sejumlah saham tetap bisa bikin cuan para investor.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan pergerakan IHSG pada perdagangan akhir pekan ini berpotensi mengalami koreksi, meski kemarin bisa melanjutkan proses kenaikan dan ditutup menguat 0,51 persen ke posisi 6.864.
"Selama belum mampu menembus area resistance-nya di level 6.906, maka saat ini posisi IHSG masih berada di awal Wave dari Wave C," ungkap Herditya dalam analisa hariannya, Jumat (27/1/2023).
Dia menjelaskan, pola pergerakan IHSG yang didasari analisis Daily Scope Wave tersebut menandakan bahwa laju IHSG masih rawan untuk berbalik terkoreksi dan menguji rentang 6.691-6.773.
"MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG berada di posisi 6.760 dan 6.660, sedangkan resistance-nya di 6.900 dan 6.990," katanya.
Meski begitu kata dia sejumlah saham tetap bisa menjadi pilihan investor jelang akhir pekan ini. Adapun rekomendasi saham untuk hari ini adalah AGII, ERAA, PWON dan TOWR.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang