Suara.com - Asing kembali memasukkan dananya ke dalam negeri setelah momen Lebaran pada akhir April ini. Berdasarkan data transaksi 26 - 27 April 2023 modal asing masuk sebesar Rp 6,02 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing itu tersebar masuk ke pasar SBN sebesar Rp 3,81 triliun dan masil dari pasar saham sebesar Rp 2,21 triliun.
"Berdasarkan data setelmen hingga 27 April, beli neto Rp 60,73 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp 2,21 triliun di pasar saham," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (30/4/2023).
Erwin menuturkan, masuknya aliran modal asing pada periode tersebut membuat kinerja rupiah menguat.
Tercatat, rupiah pada pembukaan Kamis pagi berada di level Rp 14.700 melemah dibandingkan penutupan Jumat kemarin di level Rp 14.650.
"Sedangkan, tingkat imbal hasil atau yield SBN 10 tahun di level 6,67%," katanya.
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Ahok Maju Kontestasi Pilpres 2024, Jadi Tersangka Money Laundry Rp 300 T untuk Modal Kampanye?
-
CEK FAKTA: Ganjar dan Ahok Jadi Tersangka Pencucian Uang Rp 300 Triliun untuk Modal Kampanye Capres
-
Bukan Modal Uang, Ustadz Adi Hidayat Sebut Modal Utama Berbisnis Adalah...
-
Modal Asing Lagi-lagi Masuk ke Dalam Negeri di Minggu Kedua April
-
Berikut Rincian Vonis Empat Terdakwa Perkara Kredit Fiktif Modal Kerja Bank BPD Bali
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000
-
Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali