Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi terkait PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang kembali beroperasi normal.
Hal ini ia sampaikan sembari menegaskan dukungan OJK dalam upaya BSI dalam stabilisasi dan peningkatan layanan kepada nasabah, termasuk melalui perluasan layanan weekend banking.
Selain itu, OJK juga meminta BSI untuk memberikan respons yang lebih optimal terhadap pengaduan yang diterima dari nasabah dan masyarakat, dengan mengacu pada Peraturan OJK Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
Dalam menghadapi tantangan penggunaan teknologi informasi di era digital, industri perbankan perlu memperhatikan tata kelola, keamanan informasi, dan pelindungan konsumen.
OJK telah menerbitkan peraturan untuk mengatur penyelenggaraan teknologi informasi oleh bank umum dan penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi oleh bank umum.
OJK terus memastikan ketahanan digital perbankan Indonesia sesuai dengan Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum untuk dipedomani secara konsisten oleh seluruh perbankan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, juga menekankan perlunya perkuatan aspek pelindungan konsumen dalam sistem IT yang digunakan bank. OJK mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berhati-hati dalam melakukan transaksi, serta melakukan verifikasi kebenaran informasi yang beredar untuk menghindari potensi penipuan atau tindak kejahatan lain yang mengatasnamakan bank.
Tag
Berita Terkait
-
1,5 TB Data BSI Cicuri Hacker LockBit, Pihak Bank Malah Bohongi Nasabah
-
OJK Klaim BSI Sudah Beroperasi Normal, Meski Peretas Ancam Sebarkan Data Nasabah
-
OJK: Beli Tiket Konser Coldplay Jangan Pakai Pinjol Ilegal
-
Layanan BSI Kembali Beroperasi Normal, OJK Himbau Masyarakat Lakukan Ini
-
Berkenalan dengan LockBit: Peretas BSI yang Ngaku Curi 1,5 TB Data Rahasia Nasabah
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T lewat Program Rural Youth AI Facilitator
-
Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global
-
RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik
-
Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani
-
61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede
-
Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding
-
Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Jalankan Perdagangan Karbon
-
Pelaku Usaha Kembali Dibikin Pusing Pemerintah, Pajak Air Tanah Naik