Suara.com - Kasus korupsi masih terus terjadi di tanah air. Baru-baru ini Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo tahun 2020-2022.
Sebagai tambahan informasi, proyek pembangunan BTS 4G BAKTI Kominfo tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal atau 3T. Dalam pemaparannya, Kominfo merencanakan akan membangun 4.200 menara BTS di berbagai wilayah Indonesia.
Namun pada kenyataannya, Johnny G Plate dan kawan-kawannya terbukti telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan merekayasa dan mengkondisikan proses lelang proyek.
Direktur Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Kuntadi menjelaskan bahwa usai mendalami peran Johnny Plate sebagai saksi dalam kasus tersebut, penyidik berhasil mendapatkan bukti yang cukup untuk menjadikan Menkominfo itu sebagai tersangka.
Kira-kira, seperti apa rincian korupsi BTS Rp8 T yang jerat Johnny G Plate tersebut?
Rincian Korupsi BTS Rp8 T yang Jerat Johnny G Plate
Johnny G Plate mengisi kursi Menkominfo selama tiga tahun sejak 2019, di mana dirinya masuk dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. Dirinya berasal dari Partai NasDem dan menjabat sebagai sekretaris jenderal partai tersebut. Sebelum menjadi Menkominfo, Johnny G Plate pernah menjadi anggota DPR RI pada 2018 hingga 2019.
Kini, Johnny G Plate telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai kuasa pengguna anggaran. Setelah ini, Johnny G Plate akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung, mulai hari Rabu siang, 17 Mei 2023.
Kuntadi mengatakan bahwa sesuai dengan hasil penghitungan kerugian negara, kasus yang menjerat Johnny G Plate ini ditaksir menimbulkan kerugian negara hingga Rp8.032 triliun.
Baca Juga: Penampakan Menteri NasDem Johnny G Plate Berompi Tahanan, Tersangka Korupsi BTS
Diketahui, kerugian keuangan negara tersebut terdiri atas tiga hal biaya kegiatan penyusunan kajian pendukung, markup harga, dan pembayaran BTS yang belum terbangun. Dalam kasus ini juga telah ditetapkan lima tersangka, yaitu:
1. AAL selaku Direktur Utama Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika
2. GMS selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia
3. YS selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia Tahun 2020
4. MA selaku Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment
5. IH selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy.
Itulah ulasan singkat seputar rincian korupsi BTS Rp8 T yang jerat Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang perlu disimak.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Penampakan Menteri NasDem Johnny G Plate Berompi Tahanan, Tersangka Korupsi BTS
-
Surya Paloh Kumpulkan Elite NasDem, Buntut Menkominfo Johnny G Plate Tersangka
-
Pemerintah Minta Tak Ada Spekulasi Di Balik Penetapan Tersangka Johnny G Plate: Ini Murni Proses Hukum Korupsi!
-
Jadi Tersangka Korupsi, Natalius Pigai Sebut Jhonny Plate Berkorban untuk Pencapresan Anies Baswedan
-
Menkominfo Johnny G Plate Jadi Tersangka Korupsi BTS, KSP: Presiden Sudah Ingatkan Kerja yang Benar dan Hati-hati
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim