Suara.com - Sukarelawan Mak Ganjar Banten kembali melakukan kegiatan bermanfaat dengan menggelar kegiatan pembuatan pupuk kompos di Rangkas Bitung, Banten.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Oteng Sabrang, Desa Padasuka, Kecamatan Warung gunun, Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak-Banten itu mendapatkan antusias dari masyarakat setempat.
Hal itu dilihat dari ratusan peserta yang menghadiri kegiatan tersebut.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Banten Siti Hani S. M mengatakan pihaknya melaksanakan kegiatan ini dengan menggandeng ibu-ibu PKK Kampung Oteng Sabrang.
Menurut dia, workshop digelar untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat cara membuat pupuk kompos.
Sebab, pupuk tersebut memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik, sehingga bisa meningkatkan pendapatan bagi warga tersebut.
"Kami mengadakan kegiatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga di Kampung Oteng Sabrang, Rangkas Bitung," ungkap Siti Hani ditulis Selasa (23/5/2023).
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pelatihan cara pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan sampah rumah tangga seperti sayur-sayuran.
Menurut Siti Hani, kegiatan itu sebagai bekal emak-emak setempat agar memiliki kemampuan untuk membantu perekonomian keluarga mereka.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Mulai Jajaki Pengembangan Teknologi Green Amonia
Selain pelatihan, loyalis Ganjar Pranowo itu untuk membagikan bibir cabai kepada para peserta yang hadir.
Dia menyebut bibit cabai yang siap di tanam itu dibagikan secara gratis.
"Emak-emak di sini sangat happy," beber Siti Hani.
Siti juga tidak lupa memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat setempat.
Selain itu, Mak Ganjar Banten juga memberikan bantuan kepada peserta yang merupakan masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!