Suara.com - Membuat peta konsep hidup berguna agar hidup kita terarah karena memiliki tujuan yang jelas. Namun, cara membuatnya ternyata tak semudah membalik telapak tangan. Menemukan konsep untuk apa kita hidup memang tidak bisa dirumuskan dalam satu atau dua hari, melainkan memerlukan refleksi yang panjang. Apalagi berkaitan dengan menentukan tujuan hidup yang komitmennya harus sepanjang hayat.
Jika masih bingung, itu merupakan hal wajar mengingat kehidupan juga sangat dinamis. Namun cara membuat peta konsep hidup bisa dimulai dengan melakukan langkah-langkah awal berikut ini.
1. Tentukan tujuan yang benar-benar ingin dicapai
Tentu kita memiliki tujuan atau cita-cita yang ingin diraih. Oleh karena itu, tentukan tujuan yang kita inginkan dan akan dicapai selama hidup kita. Cobalah merenung dan tanyakan ke hati kita, tujuan apa yang hendak dicapai dalam hidup? Semisal, ingin hidup kaya, akhlak yang lebih baik, bahagia, menjadi manajer, pejabat, guru, dosen, pilot, dokter dan lain sebagainya. Setelah menemukan tujuan yang ingin kita capai, tulislah tujuan tersebut. Jadikan tujuan ini sebagai gagasan utama dalam hidup kita.
2. Tentukan tujuan yang ingin diprioritaskan
Jika kita sudah menemukan tujuan kehidupan, maka prioritaskan kehidupan kita terkait tujuan tersebut. Setiap orang mungkin bisa melakukan segala hal secara bersamaan. Tetapi, mayoritas orang akan merasa berat melaksanakannya, dan akhirnya tujuan apa pun tidak akan tercapai.
3. Tentukan tujuan yang lebih spesifik dan realistis
Menentukan tujuan spesifik dan realistis dapat membuat kita lebih mudah dalam mencapainya serta membantu kita untuk mengutamakan tujuan tersebut, karena tujuan itu kita buat sekecil mungkin dan mudah untuk dilakukan. Tujuan yang spesifik ini tidak akan dapat terlaksana jika tidak realistis. Misalnya, membeli pesawat pribadi, berkeliling dunia, dan dua apartemen. Padahal, uang yang kita punya hanya mampu untuk menyewa sebuah kamar indekos.
4. Menentukan tujuan yang terukur
Baca Juga: Cara Membuat CV untuk Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja yang Menarik
Sebuah tujuan dapat diraih dengan diukur tingkat keberhasilannya. Lakukan evaluasi terhadap langkah yang kita ambil dalam meraih tujuan hidup. Proses evaluasi dapat membantu kita dalam mengukur tingkat keberhasilan dan penyusunan langkah selanjutnya. Mengukur tujuan ini juga membantu kita melakukan hal-hal yang realistis. Jangan sampai kita menuliskan hal yang mustahil kita capai sendiri, misalnya menyelesaikan studi sarjana dalam dua tahun.
5. Tentukan jadwal untuk mencapai tujuan hidup
Kita tentu membutuhkan tenggat waktu yang pasti. Buatlah target yang harus diselesaikan. Tenggat dibuat dengan mengira-ngira ketepatannya. Jika kita mampu menyelesaikan sesuatu dalam satu minggu, maka buatlah tenggat satu minggu. Tentukan tenggat sesuai realitas berdasarkan tujuan yang telah kita tentukan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Contoh CV Magang Mahasiswa dan Fresh Graduate: Profesional dan Menarik Bagi HRD
-
Hiasi Cover Majalah tmrw, Taeyong NCT Bagikan Spoiler Tur Konser Solo
-
6 Tips Bikin Podcast Berkualiatas agar Narasumber Betah Bercerita
-
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Tenang saat Wawancara Kerja
-
Cara Membuat CV untuk Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja yang Menarik
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?