Suara.com - PT. Duta Palma mulai diinterogasi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena diduga melakukan korupsi atas kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit. Kabar ini menarik perhatian untuk mengetahui lebih lanjut, Duta Palma perusahaan apa?
Penyidikan terhadap Duta Palma dilaksanakan sesuai Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Nomor PRIN-61/F.2/Fd.2/11/2023 tanggal 3 November 2023. Sejauh ini tim penyidik sudah memeriksa setidaknya 7 orang saksi berinisial RA, HS, BP, HH, FI, H, dan PM.
Kasus korupsi Duta Palma bermula dari pemilik PT. Banyu Bening Utama, Palma Satu, Seberinda Subur, dan Panca Agro Lestari terbukti main belakang dengan Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman terkait dengan ijin pembukaan lahan kelapa sawit.
Aparat berhasil membawanya ke kursi pengadilan dan divonis pidana penjara selama 16 tahun dengan pidana uang pengganti total Rp 2,2 triliun.
Dari kasus tersebut, penyidik masih mengembangkan kemungkinan pelanggaran lainnya. Berikut informasi mengenai Duta Palma perusahaan apa.
Tahun berdiri
PT Duta Palma Group dulunya dikenal dengan nama PT Darmex Agro. Berdasarkan informasi dari akun Linkedin, perusahaan ini didirikan di Jakarta pada tahun 1987 melalui anak perusahaannya PT. Duta palma Nusantara, PT. Darmex Agro telah menjadi salah satu kelompok budidaya, produksi, pengekspor kelapa sawit terbesar di Indonesia.
Sebagai salah satu grup perusahaan perintis, Darmex Agro memainkan peran penting dalam menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil Minyak Sawit terbesar di dunia.
Sejak awal, perusahaan telah berkembang pesat dalam memperoleh lahan untuk budidaya kelapa sawit, mendirikan pabrik dan kilang untuk memenuhi permintaan dunia yang luar biasa untuk komoditas tersebut.
Baca Juga: Kasus Suap Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung KPK Panggil 3 Anggota Komisi V DPR RI
Lokasi operasi
Perusahaan beroperasi dan berkantor di Riau dan Kalimantan. Dengan total 8 pabrik kelapa sawit di Pekanbaru, Jambi dan Kalimantan, total produksi Crude Palm Oil (CPO) sekitar 36.000 Mt setiap bulan.
Sebagian besar produk sedang diproses ulang di kilang kami untuk membuat turunan lain seperti minyak goreng, mie sabun, stearin RBD dan PFAD dll.
Bisnis Inti dari Perusahaan
Bisnis inti Darmex Agro di Pabrik Kelapa Sawit, Perkebunan dan Kilang, portofolionya telah diperluas untuk mencakup berbagai fasilitas pemrosesan dan penyimpanan serta infrastruktur pengiriman.
Ekspansi cepat PT. Darmex Agro di berbagai bidang memungkinkannya mengintegrasikan proses kompleks secara ekstensif dalam memasok turunan berbasis kelapa sawit berkualitas tinggi secara tepat waktu dan efisien.
Berita Terkait
-
Kasus Suap Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung KPK Panggil 3 Anggota Komisi V DPR RI
-
Punya Kartu Member Kasino, KPK Usut Dugaan Uang Korupsi SYL Mengalir ke Meja Judi
-
Divonis Lebih Ringan Dari Tuntutan Jaksa, Bos Duta Palma Group Surya Darmadi Ajukan Banding
-
Bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi Divonis 15 tahun Penjara dan Ganti Rugi Negara Rp39,751 Triliun
-
Surya Darmadi, Bos PT Duta Palma Group Divonis 15 tahun Penjara dan Bayar Kerugian Negara Rp39,751 Triliun
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh