Suara.com - Tim inovasi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), kembali meraih prestasi terbaik dalam ajang Asia Pacific Quality Organization International Conference (AQPO-IC) ke-28 di Kathmandu Nepal.
Pupuk Kaltim merupakan salah satu perusahaan perwakilan Indonesia, yang berkompetisi dengan 73 tim dari berbagai negara di Asia Pasifik. Tiap tim mempresentasikan berbagai terobosan yang berhasil dicapai satu tahun terakhir, mulai dari efektivitas proses produksi, peningkatan performa perangkat pabrik, hingga jasa pelayanan dan perbaikan dengan nilai efisiensi yang terus meningkat.
Tahun ini sebanyak lima gugus inovasi berhasil membuktikan diri dengan menyabet penghargaan tertinggi predikat Four Stars (4 Stars), masing-masing PKM Maintex, GKM Metalist, GKM Lipat, PKM Kecubung Emas dan PKM Energize.
Dari gugus tersebut, Pupuk Kaltim juga berhasil meraih sejumlah predikat prestisius lainnya, diantaranya APQO International ACE Award Best Impact on Productivity yang diraih PKM Maintex, dan APQO International ACE AWARD Overall Best oleh PKM Energize.
Disusul penghargaan lain yakni APQO-IC kategori International Best Practice Awards dengan predikat Gold, kategori Innovation Class Awards 2023 dengan predikat Star, serta kategori Global Performance Excellence Award (GPEA) 2023 dengan predikat World Class.
“Prestasi ini makin mengukuhkan Pupuk Kaltim sebagai salah satu industry leader tanah air, serta mampu mempertahankan predikat World Class melalui peningkatan performa Perusahaan, dengan mengedepankan inovasi serta efisiensi di segala bidang,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/12/2023).
Dijelaskan Soesilo, tim inovasi Pupuk Kaltim secara rutin terlibat di ajang APQO guna mengukur efektivitas inovasi dalam mendukung komitmen perusahaan untuk peningkatan mutu produksi dan efisiensi secara berkesinambungan.
Pengembangan inovasi terus digalakkan perusahaan, baik dalam mendukung aktivitas bisnis maupun dampak langsung ke masyarakat. Hal ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang senantiasa dikedepankan Pupuk Kaltim dalam mendukung aktivitas bisnis perusahaan.
Hal ini sejalan dengan salah satu visi APQO-IC, sebagai penggerak utama universal dalam mendorong peningkatan kualitas yang tidak hanya terfokus pada barang dan jasa, tapi juga kualitas hidup masyarakat di sekitar perusahaan.
“Melalui efektivitas inovasi yang dikembangkan, Pupuk Kaltim pun terus berupaya memberikan performa terbaik dalam mendorong keberlanjutan sekaligus dampak positifnya bagi masyarakat,” lanjut Soesilo.
Dirinya pun mengapresiasi seluruh prestasi yang berhasil diraih tim inovasi Pupuk Kaltim pada APQO-IC tahun ini, dan berharap capaian tersebut menjadi semangat untuk lebih meningkatkan kinerja dalam mendukung realisasi target perusahaan.
Terlebih inovasi diciptakan secara mandiri dengan nilai efisiensi yang terus meningkat, sehingga mampu menyelamatkan perusahaan dari berbagai potensi risiko dan kerugian.
"Adanya dukungan inovasi di segala bidang, Pupuk Kaltim optimis mampu mempertahankan kinerja positif dalam jangka panjang, guna meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan pangan melalui penyediaan pupuk berkualitas," pungkas Soesilo.
Tag
Berita Terkait
-
Kembangkan Industri Manufaktur, SBU JPP Pupuk Kaltim Jalin Kerjasama Penyediaan Komponen Kereta Api dengan PT INKA
-
Pastikan Pupuk Subsidi Sampai pada Petani Tepat Sasaran, Ini Sejumlah Upaya yang Dilakukan Pupuk Kaltim
-
Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat