Suara.com - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) baru saja menggelar Anugerah Perempuan Inspiratif Indonesia (PII) 2023. Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil mengatakan, perempuan inspiratif sejatinya ada di sekitar kita.
PII 2023 merupakan program Ipemi dalam rangka menjelang Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2023. Acara ini terselenggara dengan kerja sama Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sekaligus membuka pameran produk unggulan Ipemi di Gedung Kemenperin, Jakarta.
Kali ini, Anugerah PII diberikan kepada 48 perempuan tangguh Indonesia yang inspiratif dan memberikan kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara. Di antaranya Fajriyah Usman, Elvi Rofiqotul Hidayah, Aviliani, Prof Marselina, Prof Siti Zuhro, Henri Saparini, Endang Setyowati Thohari, Triana Agustin, Tatong Bara, Sri Wahyuni Utami Herman, Rosmaida Saragih, Yuni Setyawati, dan lainnya.
Ingrid mengatakan, Indonesia selalu melahirkan perempuan inspiratif. Seperti Raden Ajeng Kartini, Raden Dewi Sartika, dan Nyai Ahmad Dahlan. Begitu juga saat ini, ada Sri Mulyani Indrawati dan Susi Pudjiastuti.
Menurut Ingrid, perempuan inspiratif sejatinya bisa ditemui di kehidupan kita. Perempuan inspiratif tidak melulu dari tokoh terkenal. Sebab, keberhasilan merealisasikan sosok mereka bergantung pada kemampuan diri sendiri.
"Lagipula, kita tentu lebih mengenal dekat orang di sekitar kita dibanding para tokoh. Terlebih, kisah para tokoh tersebut ditulis seseorang yang sedikit banyak ada kadar subjektivitas," kata Ingrid dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/12/2023).
Baginya, perempuan inspiratif adalah perempuan yang berhasil menghadapi persoalan pelik dalam hidupnya.
"Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan yang semuanya baik. Menjadi ibu rumah tangga atau menjadi seorang pekerja, seperti tren di negara maju," urai Ingrid.
Sebagai seorang perempuan yang diberi tugas tambahan melahirkan, jelas ada beban bagaimana menciptakan masa depan yang baik buat orang-orang yang mereka cintai. Hal ini membuat mereka mesti melakukan sesuatu yang lebih, tetapi tetap merekatkan orang-orang yang mereka cintai.
Baca Juga: Biodata Maya Miranda Ambarsari Ibu Khalifah Nasif, Wanita Tajir Pemilik Banyak Perusahaan
"Oleh karena itu, saya pikir mereka yang seharusnya menjadi perempuan inspirasi indonesia. Ialah para ibu yang bekerja demi kelangsungan dan masa depan keluarganya. Perempuan inspiratif adalah mereka yang membagi pikirannya ke keluarga dan dunia kerja, tapi tetap mencintai keluarganya dengan sepenuh hati," ucap Ingrid.
Anugerah PII 2023 ini juga dibarengi dengan pameran unggulan Ipemi. Seperti kerajinan tangan, kuliner, konveksi, dan lain-lain. Begitu juga ragam produk inovatif seperti batik, lurik, keramik, anyaman bambu yang berhasil diekspor.
Di kesempatan itu, Agus Gumiwang mendukung pameran produk unggulan yang diselenggarakan Ipemi. Merujuk data BPS tahun 2022, pelaku usaha industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia didominasi oleh perempuan.
"Pada tahun 2022 pengusaha industri kecil perempuan itu populasinya mencapai 70,26 persen. Itu besar sekali dari total pengusaha industri kecil nasional," kata Agus Gumiwang.
Angka itu meningkat dibandingkan pada tahun 2021 yang mencapai 67,85 persen.
Menperin mengatakan, ajang yang diselenggarakan Ipemi dapat memberikan inspirasi kepada pelaku usaha perempuan di Indonesia untuk terus berkarya dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas, serta mendorong perluasan akses pasar IKM sehingga dapat bersaing pada pasar lokal maupun global.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?