Suara.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, telah memerintahkan sektor militer, industri amunisi, dan bidang senjata nuklir untuk meningkatkan kesiapan perang sebagai respons terhadap apa yang disebutnya sebagai tindakan konfrontatif yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut dilontarkan dalam pidato Kim mengenai arah kebijakan tahun baru pada pertemuan penting partai yang berkuasa di negara itu pada Rabu (27/12/2023). Kim juga menyatakan rencananya untuk memperluas kerja sama strategis dengan negara-negara "independen anti-imperialis".
Media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan bahwa Kim "menetapkan tugas-tugas militan untuk Tentara Rakyat, industri amunisi, senjata nuklir, dan sektor pertahanan sipil agar lebih mempercepat persiapan perang."
Korea Utara telah membangun hubungan dengan Rusia, termasuk dukungan teknis untuk meningkatkan kemampuan militernya.
Dikutip via Reuters, Kim juga menyampaikan target ekonomi tahun depan sebagai "tahun yang menentukan" untuk mencapai rencana pembangunan lima tahun negaranya.
Dalam pertemuan tersebut, Kim juga menyoroti tujuan ekonomi untuk tahun baru, menyebutnya Dia menekankan pentingnya "menstabilkan produksi pertanian pada tingkat yang tinggi." Meskipun hasil panen diperkirakan meningkat pada 2023, Korea Utara masih menghadapi tantangan kekurangan pangan yang kronis.
Rapat pleno ke-9 komite pusat ke-8 Partai Pekerja Korea telah dimulai untuk menutup tahun di mana Korea Utara mengkukuhkan kebijakan nuklir dalam konstitusinya dan melakukan tindakan seperti peluncuran satelit mata-mata dan uji coba rudal balistik antarbenua baru.
Pertemuan ini dijadikan platform untuk mengumumkan kebijakan penting yang akan dijalankan di tahun mendatang. Pidato Kim biasanya dirilis pada Hari Tahun Baru melalui media pemerintah.
Baca Juga: Review Porco Rosso, Film Studio Ghibli tentang Babi yang Gemar Terbang
Berita Terkait
-
Review Anime Youjo Senki, Anime Isekai Tema Perang Dunia Pertama
-
Indonesia di Tengah Hubungan Tiongkok-Taiwan, AS Berpotensi Jadi Pemicu Konflik
-
Kisah Sekeluar Kabur Dari Korea Utara Lewati Ladang Ranjau Dan Badai Laut
-
Jalanan Di Gaza Berubah Jadi Kuburan
-
Review Porco Rosso, Film Studio Ghibli tentang Babi yang Gemar Terbang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan