Suara.com - Pada Kamis (23/5/2024), saat memperingati Hari Nelayan Nasional, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menggelar festival kebudayaan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno menyatakan kegiatan ini menjadi berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dikutip dari kantor berita Antara, dengan membeludaknya kunjungan warga khususnya wisatawan, para pelaku UMKM mengalami meningkatnya pendapatan. Sekaligus acara menjadi ajang promosi memperkenalkan produk secara langsung kepada pengunjung.
“Kegiatan ini menyedot animo masyarakat dan wisatawan untuk datang dan menikmati berbagai hiburan kebudayaan. Informasi dari panitia, jumlah warga yang hadir sekitar 10 ribu sampai 15 ribu orang," jelas Sandiaga Uno saat kunjungan kerja di Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/5/2024).
Ia meminta kepada Pemkab Sukabumi atau pun komunitas dan pelaku ekonomi kreatif agar bisa sesering mungkin menggelar kegiatan seperti ini. Baik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam mau pun luar negeri, juga mempercepat peningkatan perekonomian.
“Destinasi wisata mau pun kebudayaan Kabupaten Sukabumi sangat menarik dan masuk dalam Karisma Event Nusantara 2024. Kami juga mengimbau kepada pelaku UMKM untuk bisa menciptakan produk khas daerah agar menjadi kenang-kenangan bagi wisatawan," ungkap Sandiaga Uno.
Menurutnya, wisata dan UMKM tidak bisa dilepaskan, di mana ada tempat wisata maka juga ada pelaku UMKM.
Untuk itu, segudang potensi wisata yang dimiliki kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan serta harus selalu berinovasi menciptakan produk yang memiliki kekhasan.
Marwan Hamami, Bupati Sukabumi menanggapi Menparekraf mengatakan pada 2024 pihaknya sudah mengagendakan berbagai kegiatan atau festival untuk mendatangkan wisatawan dari dalam mau pun luar negeri.
Baca Juga: Kerek Kinerja Ekspor Impor UMKM, Ipemi: Butuh Penyederhaan Regulasi
Selain itu, kegiatan seperti ini adalah salah satu bentuk promosi wisata yang dilakukan. Tidak hanya pergelaran seni atau kebudayaan, promosi yang dilakukan pihaknya juga mengadakan kegiatan seperti olah raga massal, pesta kuliner khas Kabupaten Sukabumi, festival buah dan lain sebagainya.
Promosi wisata yang diselenggarakan selalu melibatkan para pelaku UMKM agar semakin dikenal luas dengan tujuan akhir meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat.
Berita Terkait
-
Askrindo dan BPD Kalteng Jalin Sinergi Penjaminan KUR
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta