Suara.com - Setiap daerah di Indonesia memiliki busana adat, lengkap dengan aksesori tradisional. Seru, memikat, sekaligus sarat nilai historis dan memiliki nilai ekonomi. Tepatnya sebagai penanda status sosial dan status ekonomi. Hal ini tidak terkecuali untuk dikenakan orang-orang muda.
Di masa kini, padu-padan busana dan aksesoris tradisional juga diangkat dalam gelaran ajang beauty pageant dan berbagai kontes putra-putri daerah.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kota Palembang tengah menggelar pemilihan Cek Bagus dan Cek Ayu.
Mereka yang terpilih atau dinobatkan sebagai juara akan bertugas di sektor budaya. Berbeda konsep dengan event Bujang Gadis Palembang yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata Kota Palembang dan bertugas di sektor pariwisata.
Dalam ajang pemilihan Cek Bagus dan Cek Ayu itu, perhiasan khas budaya Palembang yang sudah lama tidak diproduksi--bahkan generasi muda banyak belum mengenalnya--dibuat kembali.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, memproduksi perhiasan khas untuk dipakai para finalis Cek Bagus dan Ayu 2024.
"Perhiasan khas Palembang yang sudah lama tidak dibuat, akan dibuat kembali dan dipakai para finalis Cek Bagus dan Cek Ayu 2024," jelas Affan, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang di Palembang, Selasa (11/6/2024).
Inilah misi Dinas Kebudayaan dalam usaha untuk memperkenalkan perhiasan tradisional Palembang kepada generasi muda.
Perhiasan yang dipakai dan kembali diproduksi adalah anting-anting buah salangan, uya sesuku, sanggul malang modifikasi, songket, sendal senada gulungan, kalung, sampai gelang sumbu.
Affan menyatakan bahwa dengan diproduksinya kembali perhiasan masa lampau itu, para perajin di Kota Palembang memiliki wadah untuk produksi mereka sehingga bisa mendongkrak perekonomian dari sisi kebudayaan.
Agenda pemilihan Cek Bagus dan Cek Ayu sendiri adalah program Dinas Kebudayaan Kota Palembang untuk melestarikan budaya. Tujuannya agar generasi muda tetap mencintai budaya Kota Palembang mulai pakaian, makanan, perilaku, dan perhiasan.
Saat ini (11-14/6/2024), para finalis tengah menjalani tahap karantina dan akan mengikuti agenda pemilihan puncak grandfinal. Sedangkan gelaran Cek Bagus dan Cek Ayu sendiri, pada 2024 memasuki tahun kedelapan penyelenggaraan.
Baca Juga: Kemenko Perekonomian dan MOTIE Kolaborasi, Indonesia Peroleh Pendanaan untuk Turunkan Emisi Karbon
Affan menyatakan bahwa pemenang Cek Bagus dan Cek Ayu akan mendapatkan tugas sebagai Duta Budaya Palembang dan membantu pemerintah dalam sektor budaya.
Berita Terkait
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal
-
3 Gerai Disegel, Intip Kilau Koleksi Perhiasan Mewah Tiffany & Co
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
-
Siapa Pemilik Tiffany & Co? Tiga Toko Perhiasannya di Jakarta Disegel Bea Cukai
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali