Suara.com - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI sudah mengantisipasi lonjakan penumpang dalam masa libur Idul Adha 2024. Antara lain seperti diterapkan PT KAI Daop 4 Semarang.
Dikutip dari kantor berita Antara, PT KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rangkaian KA Kaligung tambahan relasi Semarang-Tegal.
Kereta api tambahan ini akan melayani penumpang dalam masa libur panjang merayakan Idul Adha 2024.
"Total ada 98.208 kursi yang tersedia untuk kereta dengan berbagai tujuan selama masa libur Idul Adha,” jelas Franoto Wibowo, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang.
Disebutkannya bahwa KAI tambahan dioperasikan 13-18 Juni 2024. Dan selain KA Kaligung tambahan, terdapat 33 rangkaian KA reguler dioperasikan menuju berbagai tujuan.
Diperkirakan puncak peningkatan penumpang di berbagai stasiun di wilayah Daop Semarang akan terjadi pada 15 dan 18 Juni 2024.
Hingga saat ini, sudah sekitar 61 persen tiket masa libur Idul Adha terjual.
"Tiket untuk keberangkatan pada periode ini masih banyak tersedia," jelas Franoto Wibowo.
Sarannya, apabila tiket KA yang akan dibeli telah habis, calon penumpang bisa memanfaatkan opsi perjalanan dengan mengkombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.
Baca Juga: Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya
Para calon penumpang juga diimbau mengatur dengan baik rencana perjalana menggunakan kereta api.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Libur Natal, KAI Daop 1 Jakarta Layani 44 Ribu Penumpang Hari Ini
-
Perhatian! Tiket Kereta Api Nataru Hampir Habis Terjual
-
Daftar Kereta Api yang Diskon 30 Persen Selama Libur Panjang Nataru 2025/2026, Ingat Kuota Terbatas!
-
Cara Dapat Diskon Tiket Kereta Api 30% untuk Libur Natal dan Tahun Baru
-
Cara Daftar Diskon Tiket Kereta Api untuk Lansia, Lebih Hemat Potongan 20 Persen
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif