Suara.com - Pada Jumat (28/6/2024), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau perusahaan PT Evergen Resources yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah.
Hadir bersamanya adalah Staf Khusus Menteri Perindustrian Neil Iskandar Daulay, Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika, Staf Khusus Menteri Perindustrian Gatot Sudariyono, dan Founder sekaligus CEO PT Evergen Resources Siswanto Harjanto.
Dikutip dari kantor berita Antara, Evergen Resources mengolah mikroalga Haematococcus pluvialis yang menghasilkan astaxanthin atau zat yang berguna sebagai pelindung dari oksidasi poly unsaturated fatty acids (PUFA) yang dapat meningkatkan respons imun, dan menjaga dari efek negatif sinar ultraviolet.
Produk ini memiliki antioksidan tinggi yang bisa diaplikasikan untuk produk suplemen kesehatan, obat-obatan, kosmetik, makanan dan minuman, serta produk pakan ternak.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong pengembangan bioteknologi berbasis tumbuhan alga kecil (mikroalga) ini, sebagai produk yang bisa memberikan nilai tambah perekonomian yang tinggi, mengingat bahan baku mikroalga melimpah di Indonesia.
"Mikroalga sangat prospektif untuk dikembangkan di Tanah Air karena didukung kondisi lingkungan yang memadai," ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita.
Namun, tantangan dalam pengembangan bioteknologi berbasis mikroalga masih cukup besar. Misalnya biaya produksi dan penelitian yang tinggi, sehingga menyebabkan terbatasnya daya beli konsumen dan perluasan pasar.
Selain itu, produk ini rentan terkontaminasi dalam produksi, sehingga membutuhkan kontrol kualitas yang berlapis, serta pasar yang cukup kompetitif dengan pemain kunci perusahaan yang berasal dari negara-negara dengan teknologi maju.
"Karenanya dibutuhkan kolaborasi yang strategis antara pemerintah, institusi pendidikan, lembaga riset, dan industri dalam rangka percepatan pengembangan produk dan kebijakan penetrasi pasar,” tandas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Baca Juga: Selamat Ulang Tahun Elon Musk: Usia 12 Tahun Sudah Mulai Bisnis Perdana
Selain mendorong pengembangan bioteknologi berbasis mikroalga, harapannya adalah perusahaan negeri kita mampu mengolah tumbuhan alga menjadi produk bahan bakar ramah lingkungan (biofuel).
“Untuk pengembangan menjadi biofuel, dibutuhkan dukungan dari industri penggunanya, misalnya Pertamina untuk penyediaan fasilitas produksi dan penyimpanan,” pungkas Menteri Perindustrian RI.
Tag
Berita Terkait
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Semarak Dirgahayu ke-96 PSSI, Momen Kendal Tornado FC dan Deltras Gelar Potong Tumpeng
-
Kemenperin: Industri Jamin Stok Plastik Aman
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo
-
Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?
-
"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'
-
Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah
-
PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!