Suara.com - Paruh bulan lalu, pada Rabu (12/6/2024), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan jumpa Chairman of National Development and Reform Commission (NDRC) Zheng Shanjie di Beijing, Tiongkok. Salah satu hasil pembicaraannya adalah Tiongkok akan mengimpor durian senilai 7-8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekira Rp 115 - Rp 131,5 triliun.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Nelson Metubun, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulawesi Tenggara di Palu pada Selasa (2/7/2024) menyatakan seputar rapat koordinasi rencana ekspor durian ke Tiongkok.
Kekinian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengikuti rapat koordinasi percepatan pemenuhan protokol ekspor durian ke Tiongkok bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI di Jakarta.
"Dengan dibukanya keran ekspor langsung ke China, menjadikan komoditas durian dapat menjadi pemicu kebangkitan ekonomi, khususnya sektor tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Sulawesi Tengah," jelas Nelson Metubun.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan RI Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rakor langsung, sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Menko Marves ke Republik Rakyat Tiongkok pada Rabu (12/6/2024).
Nelson Metubun menambahkan bahwa kesempatan ini wajib dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian Provinsi Sulteng dan memasok buah durian ke pasar ekspor.
Dalam rapat koordinasi itu Nelson Metubun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng atas dukungan penuh dalam mewujudkan pembangunan menuju Sulteng lebih maju dan sejahtera.
Menindaklanjuti rakor, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulawesi Tenggara akan mengundang Dinas TPH kabupaten/kota untuk melakukan sinkronisasi data luasan dan jumlah pemilik atau anggota kelompok tani pengelola durian se-Sulteng.
Juga menghadirkan narasumber dari Menko Marves, Badan Karantina Nasional, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Kementerian Pertanian untuk memperoleh data real potensi durian dan langkah-langkah teknis lainnya.
"Ada pun hasil dari pertemuan yang pertama, ekspor durian langsung ke Tiongkok tahun ini terwujud di mana daerah yang menjadi pionir atau awal mulanya adalah Kabupaten Parigi Moutong dan Poso Provinsi Sulawesi Tengah," tandas Nelson Metubun.
Tim Lintas Kementerian dalam waktu dekat akan berkunjung langsung ke Kabupaten Poso dan Parigi Moutong. Untuk menyimak budidaya durian yang sudah berjalan.
Luasan lahan terekam di Indonesia sekitar 400 hektare dan 250 hektare berada di Kabupaten Poso dan Parimo. Dua varietas durian Indonesia yang laku keras di Tiongkok adalah durian montong dan super tembaga.
Lewat rakor ini, Nelson Metubun berharap Provinsi Sulteng bisa mengambil kesempatan untuk terus mengembangkan komoditas durian. Serta memasok ke pasar ekspor karena sangat diminati oleh pasar.
Berita Terkait
-
Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Meroket, Daging Sapi dan Beras Turun
-
3 Sunscreen Brand Tiongkok Terbaik untuk Kulit dengan Harga Terjangkau
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sumsel, Segini Potensinya
-
Lowongan Kerja Hotel Trans, Ini Jadwal Walk-In Interview Januari 2026
-
Profil Mukhtara Air, Maskapai Baru dari Madinah Arab Saudi
-
Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen
-
Kemenperin Siapkan Skema Pemulihan IKM Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
-
IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?
-
Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Akhir 2025 Tetap Tangguh, Ini Buktinya
-
Emiten Jual Beli Besi Kapal Bekas (OPMS) Berencana Tambah 16 Lini Usaha Baru
-
Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Kemenhub Bekukan Izin Operasional Cahaya Trans Buntut Kecelakaan Maut di Exit Tol Krapyak