Suara.com - PT Net Visi Media Tbk. (NETV) mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinannya. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada hari ini, NETV menyatakan bahwa sejumlah direksi dan komisaris telah mengajukan surat pengunduran diri.
Deddy Hariyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama, bersama dengan Azuan Syahril, Fendy Nagasaputra, dan Ferry selaku direktur, telah memutuskan untuk mengakhiri posisinya di perusahaan.
Shinta Trisnawati Sutrisno, Corporate Secretary NETV, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (8/10/2024) menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak akan berdampak material terhadap kelangsungan usaha perusahaan.
"Informasi atau fakta material ini tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha NETV," kata Shinta.
Pada saat bersamaan NETV juga menerima pengunduran diri Lie Halim selaku Komisaris Utama Perseroan, Clifford David Rees dan Rachmat Nugroho masing-masing selaku Komisaris Independen dan Komisaris Perseroan.
Lebih lanjut Shinta memaparkan NETV akan mengikuti dan menjalankan ketentuan-ketentuan yang diatur sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk untuk meminta persetujuan dari pemegang saham atas pengunduran diri tersebut dan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan hingga kuartal II 2024, NETV tengah mengalami defisiensi modal yang cukup besar Rp596,6 miliar per 30 April 2024. Pada saat yang sama, modal kerja NETV tercatat minus Rp705,5 miliar dan liabilitas lancar Rp1,38 triliun.
NETV juga membukukan rugi usaha Rp225 miliar pada 2023 dan Rp77,3 miliar per 30 April 2024.
Baca Juga: TOBA Jual Seluruh Saham di MCL dan GLP Senilai 144,8 Juta Dolar AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027
-
Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?
-
Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia
-
Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035
-
Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian
-
Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat
-
IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?
-
SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026
-
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun
-
PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon