Suara.com - Personel TNI diusulkan makin banyak terlibat sebagai petugas haji untuk melayani jemaah haji Indonesia di tahun-tahun mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi'i, sekaligus mendukung agar usulan ini diterapkan pada musim haji 2025.
"Nantinya, Kementerian Agama akan mengusulkan agar kuota personel TNI yang menjadi petugas haji mencapai 50 hingga 60 persen. Sisa kuota bisa diisi oleh perwakilan dari organisasi masyarakat dan lainnya," kata Syafi'i dalam keterangannya yang dipublikasikan di situs resmi Ditjen Haji Kemenag, dikutip pada Kamis (11/7/1014).
Personel TNI yang akan dilibatkan adalah mereka yang berpangkat di bawah kapten. Ia menambahkan, rencana pelibatan TNI sebagai petugas haji masih dalam tahap usulan dan memerlukan kajian mendalam dari berbagai pihak terkait.
Menurut dia, dengan melibatkan TNI, diharapkan dapat meningkatkan layanan bagi jemaah haji asal Indonesia, sehingga tidak ada keluhan setelah mereka menunaikan ibadah haji.
Petugas haji merupakan tim yang direkrut oleh Kementerian Agama untuk membantu dan melayani jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Menurut informasi dari Kemenag, ada dua formasi yang akan dibuka pada seleksi petugas haji 2025, yaitu PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi.
PPIH Kloter adalah petugas yang mendampingi jemaah dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air, sedangkan PPIH Arab Saudi bertugas memberikan layanan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.
Sebagai informasi, jika personel TNI nantinya menjadi petugas haji, maka personel terkait juga berhak atas gaji sebagai petugas haji.
Gaji Petugas Haji
Berbeda dengan sebelumnya, gaji petugas haji 2025 diproyeksikan naik. Termasuk tunjangan, jika dibandingkan dengan data sebelumnya, gaji pokok untuk petugas haji diperkirakan berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000 per bulan, tergantung pada posisi dan pengalaman.
Baca Juga: Kabar Gembira! Ini 2 Kriteria Guru yang Gajinya Naik 2025, Ini Besarannya
Selain gaji pokok, petugas juga akan menerima tunjangan yang mencakup biaya akomodasi, transportasi, dan makan selama bertugas di Arab Saudi. Dengan total pendapatan yang bisa mencapai lebih dari Rp50 juta selama masa tugas sekitar satu bulan, diharapkan para petugas dapat menjalankan tugas mereka dengan baik.
Faktor-faktor seperti jabatan, pengalaman, dan lokasi penugasan di Arab Saudi juga berpengaruh terhadap besaran gaji petugas haji. Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan kualitas pelayanan kepada jemaah semakin baik dan memuaskan.
Berita Terkait
-
Gaji dan Tunjangan Petugas KPPS Pilkada 2024: Ketua, Anggota dan Satlinmas
-
Adu Gaji Wakil Komisaris Pertamina vs Wamen: Dua Jabatan Mentereng Dony Oskaria Paman Nagita Slavina
-
Segini Gaji Bersih Raffi Ahmad Jadi Utusan Khusus Presiden, Kebanting Harga Gantungan Tas Nagita Slavina
-
Gaji Fuji dari YouTube 'Cuma' Segini, Lebih Rendah dari UMR Jakarta?
-
Kabar Gembira! Ini 2 Kriteria Guru yang Gajinya Naik 2025, Ini Besarannya
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina