Suara.com - Epson Indonesia menghadirkan dua inovasi terbaru dalam dunia hiburan melalui peluncuran EpiqVision Mini Projector Series dan EH-QL3000W di ajang International High-End Audio-Visual Exhibition and Conference (IHEAC) 2024, yang berlangsung dari 5 hingga 8 Desember 2024 di lantai 6 Hotel Fairmount, Jakarta. Proyektor ini menggabungkan teknologi canggih dengan desain elegan, menjadikannya solusi hiburan portabel yang sempurna untuk berbagai kebutuhan gaya hidup.
EpiqVision Mini Projector Series: Portabilitas dan Kualitas Tanpa Kompromi
Mengusung tema "Warnai Gaya Hidup dengan Proyektor Epson EpiqVision Mini", Epson menghadirkan pilihan warna menarik: Ice Green (EF-21G), Beige Rose (EF-21R), dan Metallic Navy (EF-22N). Dengan ukuran ringkas dan performa unggul, seri ini dirancang untuk menyajikan pengalaman home theater berkualitas tinggi di mana saja.
Seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen di Asia Pasifik yang berinvestasi dalam sistem hiburan rumah, permintaan terhadap proyektor pintar terus melonjak, menjadikan kawasan tersebut salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat untuk perangkat ini secara global2.
Melihat tren tersebut, peluncuran EpiqVision Mini Projector Series menjadi momen yang tepat. Dengan desain ringkas, resolusi Full HD, speaker bawaan berkualitas tinggi yang mendukung integrasi dengan Dolby Audio™, Google TV™3 dan Google Cast, teknologi sumber cahaya laser4, serta kalibrasi layar otomatis, proyektor ini mampu menyajikan visual berkualitas tinggi sekaligus suara yang berkelas, kapan pun dibutuhkan. Lebih dari sekadar perangkat home theater, EpiqVision Mini adalah partner hiburan serbaguna untuk berbagai momen. Mulai dari menonton film di kamar tidur, pesta seru, sesi gaming, hingga presentasi kerja yang profesional.
Fitur dan keunggulan utama dari seri EpiqVision Mini terbaru meliputi:
Pengalaman Audio-Visual yang Luar Biasa
EpiqVision Mini Projector menghadirkan kualitas audio-visual tak tertandingi untuk pengalaman hiburan yang sepenuhnya imersif.
Dengan resolusi full HD dan teknologi 3LCD canggih, proyektor ini menghilangkan gangguan seperti colour break-up serta efek pelangi, menghasilkan warna yang hidup sekaligus presisi. Kecerahan putih dan warna hingga 1.000 lumen, diukur sesuai standar global ISO serta IDMS, menjadikan seri EpiqVision Mini baru ini memimpin dalam tingkat kecerahan proyeksi.
Baca Juga: Kebijakan Kompor Listrik Dinilai Bisa Kurangi Ketergantungan LPG 3 Kg
Didukung teknologi HDR10, kemampuan HLG, dan rasio kontras lebih dari 5.000.000:11, proyektor ini memaksimalkan detail pada adegan gelap maupun terang untuk pengalaman menonton yang lebih nyata. Teknologi sumber cahaya laser canggih memastikan kualitas gambar tetap konsisten hingga 20.000 jam penggunaan, menawarkan performa jangka panjang yang superior.
Speaker built-in 5W x 2 yang mendukung Dolby Audio™ menghadirkan bass dan suara sekitar yang kuat, mengeliminasi kebutuhan akan speaker eksternal. Penempatan speaker yang optimal memastikan kualitas audio tetap konsisten, terlepas dari posisi proyektor. Proses suara yang ditingkatkan dengan chip DSP dan berbagai mode suara semakin memperkaya pengalaman audio. Sistem pendingin yang lebih efisien juga mengurangi suara kipas, sehingga suara tetap jernih tanpa gangguan.
Pengalaman Hiburan di Mana Saja
Seri EpiqVision Mini Projector menggabungkan kenyamanan dan portabilitas, memberikan pengalaman pengguna yang mudah dengan fungsi penyesuaian otomatis. Ringkas dan ringan, proyektor ini mudah dipasang serta dipindahkan, menjadikannya ideal untuk berbagai pengaturan.
Teknologi sensor ToF memungkinkan penyesuaian keystone otomatis6 secara real-time, penghindaran rintangan otomatis, dan fitur penyesuaian layar otomatis. Layar akan disesuaikan untuk menghindari objek di sekitarnya dan pas dengan frame hanya dalam satu detik.
Desain stand pada model EF-22N juga memungkinkan rotasi horizontal dan vertikal 360 derajat, memberikan sudut pandang yang optimal.
Berita Terkait
-
Kebijakan Kompor Listrik Dinilai Bisa Kurangi Ketergantungan LPG 3 Kg
-
Adu Rekam Jejak 3 Pelatih Asal Korea Selatan di Piala AFF 2024, STY Paling Mentereng?
-
Kode Keras Untuk Kaesang? Hasto Kristiyanto Temui Felicia Tissue, Bicara Gratifikasi dan Rolex
-
Polisi Terancam Kehilangan Pendapatan Ratusan Miliar Jika SIM Berlaku Seumur Hidup
-
Menuju Kota Global, DPRD DKI Jakarta Komitmen Pengembangan Budaya Betawi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global
-
Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan
-
Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia