Suara.com - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan menahan suku bunga pada level 6% di pada bulan Januari ini. Pasalnya, BI Rate akan diumumkan hari ini pada Rapat Dewan Gubernur.
Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan BI diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga, menunggu pelantikan Trump menjadi Presiden.
"BI diproyeksikan masih menahan suku bunga acuan. BI akan tunggu sinyal dari the Fed, dan efek Trump paska pelantikan 20 januari besok," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (15/1/2025).
Menurut dia, perang dagang telah terhadi maka suku bujga akan diturunkan. Hal ini untuk menjaga ekonomi Indonesia.
"Kalau risiko perang dagang nya meluas dan tekan rupiah maka BI sangat mungkin dalam RDG bulan februari akan naikan bunga acuan 50 bps," jelasnya.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga pada level 6%. Demikian juga untuk suku bunga deposit facility sebesar 5,25% dan suku bunga lending facility sebesar 6,75%.
Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Desember 2024, Gubernur BI Perry Warjiyo memutuskan untuk menahan BI Rate di angka 6% dengan pertimbangan fokus kebijakan moneter jangka pendek. Lalu stabilitas nilai tukar Rupiah karena meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
" Rapat Dewan Gubenrur 17-18 Desember 2024 memutuskan menahan BI Rate sebesar 6%, suku bunga deposit facility sebesar 5,25% dan suku bunga lending facility sebesar 6,75%,"Kata Perry Warjiyo.
Berita Terkait
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025
-
Diganti per 1 Januari, Simak Perbedaan JIBOR dan INDONIA
-
Ganti Jibor dengan INDONIA, BI Mau Buat Pasar Keuangan Lebih Transparan
-
Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG