Suara.com - Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi akan terus meroket. Adapun, Pemerintah, Bank Indonesia, Kementerian, Akademisi, Komisi XI, Industri bersatu dalam menjaga ekonomi negara.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan dua tahun ke depan ekonomi Indonesia akan meroket.
"Pertumbuhan akan naik dalam 2 tahun ini dan terus akan naik ke lebih tinggi, ke tahun- tahun depan," kata Perry dalam video virtual, Rabu (22/1/2025).
Dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,6%. Hal itu bisa tercapai dengan Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah untuk bersinergi dalam memperkuat ekonomi.
"Tahun ini Indonesia akan mencapai kinerja yang lebih baik dari tahun 2024. Pertumbuhan kami perkirakan antara 4,7 sampai 5,5 persen dan akan naik di tahun depan 4,8 sampai 5,6 persen," jelasnya.
Da pun juga mewaspadai gejolak ekonomi dunia. Hal ini agar tidak menganggu perekonomian Indonesia. Untuk itu BI pun memutuskan menurunkan suku bunga hingga 25 basis point.
" Oleh karena itu, kami sudah jelaskan bahwa untuk kebijakan monoter, kami arahkan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Dia pun menambahkan terus memperkuat likuiditas perbankan agar menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Hal ini sejalan dengan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto.
Bank Indonesia turut mendukung program Asta Cita, sehingga pembiayaan fiskalnya itu bisa kemudian didorong. Kami sudah salurkan, seperti tadi disampaikan, insentif likiuiditas kepada perbankan Rp295 triliun," jelasnya.
Baca Juga: BI Proyeksi Kinerja Lapangan Usaha Makin Moncer pada Tahun 2025
Berita Terkait
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini