Suara.com - Pemutusan hubungan kerja (PHK) banyak dilakukan perusahan besar untuk bisa bertahan dalam persaingan bisnis. Hal ini dikarenakan perang tarif hingga daya beli yang menurut membuat pendapatan perusahaan menurun.
Keputusan PHK yang dilakukan perusahaan dunia membuat, beberapa karyawan menjadi korban pemangkasan anggaran hingga kehilangan pekerjaan. Berikut 10 perusahaan yang sudah mengungumkan PHK pada bulan April 2025:
1.United Parcel Service
Salah satu perusahaan dunia yang memutuskan PHK terhadap karyawanya. Aopalagi, laba kuartal pertama United Parcel Service turun drastis. Tentunya estimasi pasar dan raksasa pengiriman paket itu segera melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya.
Sebanyak 20.000 pekerjaan bakal dipangkas untuk menurunkan biaya dalam ekonomi yang tidak menentu dan mengantisipasi volume yang lemah dari pelanggan terbesarnya, Amazon. Perusahaan tersebut bakal menghemat 3,5 miliar dollae pada tahun 2025 dari pemutusan hubungan kerja.
2. Coty
Coty mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya. Perusahaan akan memangkas sekitar 700 karyawan di seluruh dunia. Keputusan PHK ini sebagai bagian dari inisiatif pemotongan biaya yang ditingkatkan, yang akan mewakili sekitar 5 persen dari total tenaga kerjanya.
3.ConocoPhillips (COP.N)
Salah satu merupakan produsen minyak dan gas terkemuka AS, berencana untuk PHK karyawan. Hal ini dilakukan untukmengendalikan biaya dan merampingkan operasi setelah pembelian senilai 23 miliar dollar As atas pesaingnya, Marathon Oil.
Pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah tanda terbaru dari kesulitan dalam industri minyak dan gas, yang menghadapi biaya yang lebih tinggi dan pendapatan yang lebih rendah karena harga berkisar sekitar 63 ribu dollar per barel.
4.Intel
Intel berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke lebih dari 20 persen karyawannya. Hal ini dilakukan demi menghilangkan birokrasi di produsen chip yang sedang dalam masa krisis tersebut.
Baca Juga: Meningkat, Utang Kartu Kredit Warga Negara Asing di Korea Tembus Rp 656 Triliun
Menurut narasumber yang mengetahui informasi ini, PHK terbaru Intel adalah upaya untuk merampingkan manajemen dan membangun kembali budaya perusahaan yang digerakan para teknisi.
5.Volvo
Gelombang ketidakpastian perdagangan yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden Donald Trump mulai memakan korban. Raksasa otomotif Volvo Group mengumumkan rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 800 pekerja di tiga fasilitasnya di Amerika Serikat (AS) dalam tiga bulan mendatang.
Langkah drastis ini diambil sebagai respons terhadap merosotnya permintaan pasar dan lonjakan biaya produksi akibat tarif dagang yang diterapkan pemerintah AS.
6.BluSmart
Layanan taksi listrik populer dan pernah menjadi pesaing berat Uber alami krisis keuangan di India. Tentunya keuntungan yang menurun membuat kinerja perusahaan dengan cepat terpuruk serta menghentikan pemesanan taksi baru lalu phk karyawannya.
Perusahaan yang memiliki 8.000 armada taksi online ini, menetapkan standar layanan yang tinggi. Termasuk mobil yang terawat dengan baik dan pengemudi yang sopan. Apalagi, kualitas adalah nilai jual terbesar BluSmart saat bersaing dengan pesaing yang lebih besar.
Berita Terkait
-
Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit
-
Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I
-
Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?
-
Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta
-
IHSG Ambles 26 Persen, Sucor Sekuritas Bongkar Strategi Cari Cuan di Tengah Pasar Bergejolak
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik Jelang Iduladha, Beras Premium Justru Turun
-
AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
-
Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768
-
Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?