Tak hanya itu, pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) inti yang melanjutkan tren positif semakin memperkuat posisi GoTo sebagai pemain kunci di kancah ekonomi digital Tanah Air.
Dalam laporan keuangannya, GoTo membukukan pertumbuhan GTV inti yang mencengangkan, melonjak 54 persen secara tahunan (YoY) hingga mencapai Rp83,2 triliun.
Sementara itu, GTV Grup secara keseluruhan juga mencatatkan pertumbuhan solid sebesar 24% YoY menjadi Rp144,6 triliun. Dari sisi pendapatan, GoTo berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 37% YoY menjadi Rp4,2 triliun.
Lebih membanggakan lagi, EBITDA Grup yang disesuaikan berhasil mencetak keuntungan sebesar Rp393 miliar, berbalik dari kerugian sebesar Rp101 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja ciamik ini menjadi landasan yang kokoh bagi GoTo untuk sisa tahun 2025, sekaligus membuktikan ketahanan dan kekuatan model ekosistem terintegrasi yang dimilikinya dalam menghadapi dinamika pasar.
Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo, dengan antusias menyampaikan, “Kami memulai tahun ini dengan momentum yang kuat, mencetak rekor baru dan kinerja kuartalan yang menguntungkan. Hal ini mencerminkan eksekusi yang disiplin dari strategi kami dan kekuatan model ekosistem kami. Kami terus mengoptimalkan basis pelanggan kami untuk mencakup segmen pengguna premium yang memiliki daya beli tinggi dengan tingkat keterlibatan yang tetap tangguh sehingga memberikan stabilitas lebih kuat bagi bisnis kami.” kata Patrick dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).
Walujo menambahkan bahwa GoTo terus meningkatkan kualitas layanannya di seluruh segmen melalui inovasi produk berkelanjutan dan investasi di bidang teknologi.
Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna dan mendorong ekspansi bisnis yang lebih luas.
"Seluruh upaya ini memperluas jangkauan kami, meningkatkan profitabilitas, dan memposisikan bisnis untuk pertumbuhan jangka panjang,” tegasnya.
Baca Juga: GoTo Malu-malu Dilamar Grab, Mahar Sampai Rp115 Triliun?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini