Suara.com - Bagi Anda yang menunggu kabar baik seputar pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026 CPNS 2026), perlu diketahui bahwa saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah.
Spekulasi mengenai hal ini muncul setelah pemerintah mengalihkan fokus rekrutmen di tahun 2025 ke jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan sejumlah instansi khusus.
Meskipun belum ada kepastian, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utama pemerintah sebelum memutuskan apakah seleksi CPNS 2026 akan dibuka atau tidak.
Salah satu alasan di balik penundaan seleksi CPNS di tahun 2025 adalah karena pemerintah masih berfokus menyelesaikan proses rekrutmen CPNS tahun 2024.
Proses ini melibatkan jutaan peserta dan membutuhkan koordinasi yang ketat antar kementerian dan lembaga.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, penyelesaian seleksi CPNS 2024 terbagi dalam dua tahap, yang ditargetkan rampung pada 1 Juni dan 1 Oktober 2025.
Dengan fokus yang masih terbagi, pemerintah kemungkinan besar belum bisa membuka rekrutmen umum untuk CPNS di tahun 2025.
Selain itu, pertimbangan utama lainnya adalah kapasitas fiskal atau kemampuan keuangan negara.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pemerintah harus sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait rekrutmen CPNS.
Baca Juga: Sambut CPNS 2025, Kepala LAN: Jadilah Owner, Bukan Sekadar Penumpang
Hal ini karena anggaran negara harus diprioritaskan untuk program-program unggulan nasional. Pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, defisit anggaran diproyeksikan mencapai Rp 636,8 triliun.
Total belanja negara juga ditargetkan naik menjadi Rp 3.786,5 triliun, yang sebagian besar dialokasikan untuk delapan program prioritas.
Program-program ini mencakup berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan dan energi, program makan bergizi gratis, pendidikan, hingga pertahanan semesta.
Dengan besarnya alokasi anggaran untuk program-program ini, pemerintah perlu menimbang kembali seberapa besar kapasitas fiskal yang tersisa untuk membiayai rekrutmen CPNS.
Pertimbangan di Balik Rekrutmen CPNS 2026
Ketidakpastian mengenai pembukaan CPNS 2026 tidak hanya disebabkan oleh kendala fiskal, tetapi juga oleh kebutuhan yang belum jelas dari kementerian, lembaga, dan terutama pemerintah daerah.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pendaftaran CPNS-PPPK Kemenag 2025 Sudah Dibuka
-
Kapan CPNS 2025 Dibuka? Begini Cara Cek Formasi untuk Lulusan D3 dan S1!
-
Informasi Terbaru Jadwal Pendaftaran CPNS 2025, Kapan Dibuka?
-
Penerimaan ASN 2026 Belum Jelas, Sri Mulyani: Tergantung Kebutuhan Kementerian/Lembaga
-
Skema Baru Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Ini Kriteria dan Syaratnya
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital