BACA SINGKAT:
Imbal hasil Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR023 diprediksi di atas 6%
Baik deposito syariah maupun konvensional mengalami penurunan imbal hasil
Suku bunga acuan (BI Rate) jadi pemicu
Suara.com - Tingkat imbal hasil deposito baik di perbankan konvensional maupun syariah menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
Berdasarkan data dari Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Mei 2025, rata-rata imbal hasil deposito mudharabah tenor 12 bulan di bank syariah sempat berada di level 4,88% pada Mei 2024.
Angka ini terus menurun menjadi 3,84% per tahun pada Mei 2025, meskipun sempat mengalami fluktuasi minor pada periode antara itu.
Sejalan dengan tren tersebut, data Statistik Perbankan Indonesia OJK per Mei 2025 juga menunjukkan rata-rata suku bunga deposito di bank konvensional dengan tenor yang sama.
Suku bunga ini tercatat di level 5,8% per tahun hingga Oktober 2024, sebelum kemudian turun menjadi 5,06% di periode Maret hingga Mei 2025.
Tren ini juga terlihat pada bank-bank besar BUMN dan swasta nasional, yang kini menawarkan bunga deposito rupiah tenor 12 bulan di kisaran 2,25%-3%, bahkan beberapa di antaranya telah memangkas suku bunga sebesar 0,25% sejak Juli hingga September 2025 untuk tenor tertentu.
Penurunan imbal hasil deposito ini beriringan dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebanyak tiga kali sejak awal tahun 2025.
BI Rate, yang berada di level 6% pada akhir 2024, turun menjadi 5,75% pada Januari 2025, kemudian 5,5% pada Mei, dan terakhir 5,25% pada Juli 2025.
Di tengah kondisi ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri kelima tahun ini, yakni Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR023, yang dibuka pada 22 Agustus hingga 12 September 2025.
Baca Juga: Jadi Pelopor Layanan Bullion Bank, Deposito Emas Pegadaian Semakin Diminati Masyarakat
Imbal hasil SR023 ini diprediksi sangat menarik, mencapai 6,15%-6,25% untuk tenor 3 tahun (SR023T3) dan 6,3%-6,4% untuk tenor 5 tahun (SR023T5).
Prediksi kupon yang tinggi ini muncul di tengah ekspektasi kuat akan adanya pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed Rate), yang kemungkinan besar akan terjadi pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 17 September 2025.
Per 18 Agustus, pelaku pasar meyakini ada 85% probabilitas Fed Rate akan turun 0,25% menjadi 4%-4,25% dari level saat ini 4,25%-4,5%.
Bank Indonesia juga membuka peluang untuk kembali memangkas BI Rate menjelang akhir 2025, yang sejalan dengan potensi penurunan Fed Rate.
Hal ini mengindikasikan bahwa bunga deposito dan kupon SBN Ritel seri berikutnya berpotensi ikut turun jika BI Rate terus dipangkas.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Deposito: Investasi 'Klasik' yang Aman, tapi Apakah Masih Relevan?
-
Cetak Sejarah, Pegadaian Raih Dana Rp 8,14 Triliun dari Penerbitan Obligasi & Sukuk
-
Bunga Deposito Superbank vs Seabank, Mana yang Lebih Direkomendasikan?
-
Anti Riba, Pro Masa Depan: Ini Cara Mulai Investasi Syariah dengan Bijak
-
Syarat, Cara Daftar dan Simulasi Deposito SeaBank, Proses Mudah dan Cepat
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi