-
PPRE sukses gabungkan efisiensi, inovasi digital, serta tata kelola berintegritas
-
Digitalisasi operasional PPRE tingkatkan efisiensi dan perkuat kepercayaan publik
-
Inovasi dan integritas PPRE berbuah Top Corporate Award 2025 atas kinerja
Suara.com - PT PP Presisi Tbk. (PPRE), perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi nasional terus membuktikan daya saingnya di industri yang penuh kompetisi.
Di tengah dominasi perusahaan swasta dan asing, PPRE tampil sebagai salah satu BUMN yang sukses menggabungkan efisiensi operasional, inovasi digital, serta tata kelola berintegritas untuk menjaga performa bisnis tetap solid.
Selama beberapa tahun terakhir, PPRE aktif memperkuat transformasi bisnis dengan pendekatan berbasis produktivitas dan teknologi.
Proses digitalisasi diterapkan di berbagai lini, mulai dari manajemen proyek, pelaporan kinerja, hingga analisis data operasional. Langkah ini membuat perusahaan lebih adaptif terhadap fluktuasi industri dan kebutuhan pasar yang dinamis.
Pendekatan digital tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan di mata investor dan mitra bisnis. Dengan sistem kerja yang transparan dan akurat, PPRE mampu menjaga kepercayaan publik hal yang kini menjadi nilai paling berharga dalam dunia usaha.
Direktur Utama PPRE, Rizki Dianugrah, menegaskan bahwa keunggulan perusahaan terletak pada kombinasi antara inovasi dan integritas dalam menjalankan bisnis.
"Kami percaya bahwa kepercayaan publik adalah aset yang paling berharga, dan kami akan terus menjaga serta memperkuatnya," ujarnya, seperti dikutip, Kamis (9/10/2025).
PPRE saat ini menempatkan dirinya bukan hanya sebagai kontraktor pelat merah, tetapi sebagai entitas bisnis yang berorientasi pada kinerja dan keunggulan operasional.
Dengan strategi efisiensi, perusahaan mampu meningkatkan produktivitas di sektor konstruksi dan pertambangan tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.
Baca Juga: Kartika Wirjoatmodjo Alias Tiko Berhenti Jadi Wamen BUMN
Upaya tersebut menjadikan PPRE semakin siap menghadapi tantangan bisnis global, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Atas konsistensinya dalam menjaga kinerja dan reputasi korporasi, PPRE baru-baru ini dianugerahi “Top Corporate Award 2025” dengan pencapaian “Great Performance”. Penghargaan yang diberikan di Hotel Sultan, Jakarta, itu menilai perusahaan berdasarkan aspek kesadaran merek korporasi digital, pertumbuhan pendapatan, serta pencapaian laba bersih.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dan strategi efisiensi yang dijalankan PPRE membuahkan hasil konkret. Perusahaan berhasil mempertahankan performa bisnis yang kuat sekaligus memperkuat citra BUMN sebagai pelaku industri yang kompetitif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen seluruh insan PPRE dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi, efisiensi, serta integritas dalam menjalankan bisnis," pungkas Rizki
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa
-
Target Harga PTRO, Buntut Potensi Masuk Inklusi Ganda MSCI dan FTSE
-
Insentif Fiskal Jadi Motor Ekonomi 2026, Sektor Properti Ikut Tawarkan Bebas PPN
-
Praktik Gesek Tunai di Paylater Ternyata Ilegal, Apa Itu Metodenya?
-
Saham PWON Terus Terbang 8,72%, Manajemen Buka Suara
-
Sumber Kekayaan Pasangan Patricia Schuldtz, Sukses di Balik Bisnis Keluarga Cendana
-
IHSG Stabil di Level 9.000, Saham BUMI Hingga SOHO Menguat Drastis
-
Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah
-
Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri