-
Penumpang LRT Jabodebek kuartal III naik 15,6 persen karena optimalisasi operasional
-
KAI tambah trainset dan perjalanan tingkatkan layanan LRT Jabodebek
-
KAI targetkan 27 juta pengguna LRT Jabodebek sepanjang tahun 2025
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat, jumlah penumpang LRT Jabodebek pada kuartal III-2025 atau periode Juli hingga September mencapai 7,72 juta penumpang. Jumlah itu meningkat 15,6 persen dibandingkan periode April-Juni atau Kuartal II-2025.
Peningkatan jumlah pengguna ini sejalan dengan optimalisasi operasional LRT Jabodebek yang dilakukan KAI. Sejak Maret 2025, jumlah trainset yang dioperasikan bertambah dari 20 menjadi 22 trainset, sehingga frekuensi perjalanan naik dari 348 menjadi 366 perjalanan per hari.
Optimalisasi berlanjut pada Juli 2025, dengan pengoperasian 24 trainset dan total 396 perjalanan per hari, untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Pertumbuhan jumlah pengguna terus terlihat konsisten. Pada Juli 2025, rata-rata pengguna harian mencapai 102.353 pengguna di hari kerja dan 47.265 pengguna di akhir pekan.
Pada 1 Juli 2025 KAI mencatat rekor tertinggi sejak beroperasi yaitu 118.114 pengguna dalam satu hari, yang menjadi bukti nyata bahwa layanan ini semakin dipercaya masyarakat.
Sementara itu, pada Agustus 2025, rata-rata pengguna harian LRT Jabodebek mencapai 101.538 orang pada hari kerja dan 47.020 orang di akhir pekan. Pada September 2025, tercatat rata-rata 99.060 pengguna di hari kerja dan 41.006 pengguna di akhir pekan. Angka tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat yang terus tinggi dalam memanfaatkan layanan LRT Jabodebek sebagai bagian dari aktivitas harian mereka.
"Peningkatan ini adalah cerminan dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek. Kami terus berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, agar setiap pengguna dapat merasakan manfaat transportasi publik modern yang efisien dan terpercaya," ujar Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi dalam keterangan tertulis, Kamis (9/10/2025).
KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan LRT Jabodebek, baik dari sisi operasional maupun fasilitas di stasiun dan kereta. Setiap langkah pengembangan yang dilakukan bertujuan agar LRT Jabodebek semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi pilihan mobilitas sehari-hari.
"Kami ingin LRT Jabodebek tidak hanya menjadi moda transportasi yang andal, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan," kata Purnomosidi.
Baca Juga: Belajar dari Whoosh, Danantara Mau Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Jika Rencananya Matang
Dalam hal ini, KAI menargetkan dapat melayani 6,9 juta pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan IV 2025. Sepanjang bulan Oktober, KAI telah melayani 739.166 pengguna LRT Jabodebek, dengan rata-rata harian pada hari kerja dan akhir pekan mencapai 105.074 dan 54.362 pengguna.
Dengan capaian tersebut, KAI optimistis dapat memenuhi target melayani 27 juta pengguna LRT Jabodebek sepanjang tahun 2025, sekaligus terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas perkotaan yang lebih mudah, cepat, dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?
-
Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama