- Rahmad Pribadi resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 27 Juli 2023.
- Pria kelahiran Yogyakarta, 13 April 1970 ini dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada transformasi dan inovasi bisnis.
- Tak hanya gelar formal, Rahmad juga dikenal sebagai profesional yang unggul sejak awal karier.
Suara.com - Industri pupuk nasional kini dipimpin oleh sosok yang memiliki rekam jejak mentereng di berbagai sektor BUMN dan latar belakang pendidikan kelas dunia.
Dia adalah Rahmad Pribadi, yang resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 27 Juli 2023.
Pria kelahiran Yogyakarta, 13 April 1970 ini dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada transformasi dan inovasi bisnis, menjadikannya salah satu figur kunci dalam upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Latar Pendidikan: Mengawali Karier dari Auditor Global
Rahmad Pribadi membekali dirinya dengan pendidikan dari universitas-universitas ternama, baik di dalam maupun luar negeri:
- Sarjana (S-1): Meraih gelar Bachelor of Business Administration dari The University of Texas at Austin (1992).
- Magister (S-2): Menyelesaikan Master in Public Administration dari Harvard University, John F. Kennedy School of Government, Cambridge (2013), sebuah pencapaian yang menandai kematangan akademisnya di bidang administrasi publik.
Tak hanya gelar formal, Rahmad juga dikenal sebagai profesional yang unggul sejak awal karier. Pada tahun 1994, ia mencatatkan sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar Certified Internal Auditor (CIA) dari The Institute of Internal Auditor, USA.
Jejak Karier BUMN: Sang 'Bintang' di Tiga Sektor Vital
Perjalanan karier Rahmad Pribadi menunjukkan kemampuannya memimpin perusahaan-perusahaan besar di sektor strategis:
Awal Karier: Memulai perjalanan profesionalnya sebagai Internal Auditor di PT Chevron Pacific Indonesia (1993-1997).
Baca Juga: Pemerintah Pusat Siap Jadi 'Bankir' Pemda dan BUMN Jika Kekurangan Duit
Grup Bakrie & Migas: Sempat menjabat Chief Operating Officer PT Bakrie & Brothers, Tbk, serta memimpin sejumlah entitas di sektor migas, termasuk sebagai Direktur Utama PT Bakrie Niagatama (2000-2009) dan Direktur Pasir Petroleum Resources Ltd. (2009-2016).
Melompat ke BUMN Konstruksi & Petrokimia:
- Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk (2017–2018).
- Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (2018–2020).
- Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) (2020–2023).
Kinerja dan Visi di Pupuk Indonesia: Mendorong Inovasi dan Efisiensi
Sebelum ditunjuk menjadi Direktur Utama Pupuk Indonesia, kepemimpinan Rahmad di anak perusahaan (PKT) telah diakui. Ia dinobatkan sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN selama dua tahun berturut-turut pada Anugerah BUMN 2023.
Di bawah kepemimpinannya di Pupuk Indonesia, fokus utama adalah:
- Penjamin Stok Nasional: Menekankan peran Pupuk Indonesia sebagai penjamin ketersediaan pupuk bersubsidi maupun non-subsidi, memastikan stok selalu di atas batas minimum.
- Transformasi Global: Mendorong efisiensi, perbaikan tata kelola, dan inovasi agar Pupuk Indonesia dapat bersaing di pasar global. Targetnya, menempatkan perusahaan sebagai salah satu produsen pupuk terbesar di dunia.
- Digitalisasi Distribusi: Memanfaatkan teknologi digital untuk memperbaiki sistem distribusi dan pengawasan pupuk, bertujuan agar pupuk lebih mudah diakses petani secara akurat.
- Inovasi Berkelanjutan: Mendorong inovasi pupuk yang ramah lingkungan dan pengembangan bisnis ke energi terbarukan (seperti pengembangan amonia hijau), menunjukkan komitmen pada keberlanjutan industri.
Terbaru, Rahmad Pribadi dinobatkan sebagai The Best CEO Visionary Leadership pada Maret 2025, mengukuhkan pengakuan atas strategi dan visinya dalam membawa Pupuk Indonesia ke arah pertumbuhan yang berkelanjutan. Ia juga mengemban peran internasional sebagai Chairman Sustainability Committee di The International Fertilizer Association (IFA) sejak 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia