Bisnis / Keuangan
Selasa, 18 November 2025 | 17:21 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG mengalami kemerosotan signifikan sebesar 0,65 persen pada Selasa, 18 November 2025, ditutup pada level 8.361 akibat sentimen global dan regional.
  • Pelemahan nilai tukar Rupiah serta koreksi harga emas memicu aksi jual saham komoditas seiring rencana pengenaan bea ekspor.
  • Secara teknikal, indikator Stochastic RSI telah Death Cross dari area jenuh beli, dengan investor menunggu hasil RDG Bank Indonesia esok hari.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik merosot pada perdagangan Selasa, 18 November 2025. IHSG melemah 0,65 persen menuju level 8.361.

Phintraco Sekuritas dalm riset hariannya, pelemahan IHSG dipengaruhi oleh koreksi indeks bursa global dan regional yang mendorong terjadinya profit taking.

"Selain itu pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga menjadi faktor negatif," tulis Phintraco Sekuritas.

Beberapa saham terkait dengan komoditas emas masih melanjutkan koreksi akibat pelemahan harga emas dan rencana penerapan bea ekspor emas sebesar 7,5 persen - 15 persen di tahun 2026.

Investor akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI (19/11) yang menurut konsensus akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara teknikal, indikator MACD berpotensi mengalami Death Cross sedangkan Stochastic RSI telah mengalami Death Cross di area overbought. IHSG ditutup di bawah level MA5.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 40,43 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 19,70 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,50 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 254 saham bergerak naik, sedangkan 427 saham mengalami penurunan, dan 275 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, AKRA, BBNI, CBPE, CBUT, CPIN, CSIS, DSSA, KEEN, KONI, PACK, PGJO, PUDP.

Baca Juga: Himbara Ramai-ramai Buyback, DPR Nilai itu Aksi yang Wajar

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AADI, BLUE, BRPT, BYAN, INCO, ITMG, LIFE, MPRO, PANI, PGUN, POLU, PTRO.

Load More