- Direktorat Jenderal Imigrasi mengonfirmasi pencegahan ke luar negeri bagi lima figur, termasuk Victor Hartono, atas permintaan Kejaksaan Agung terkait korupsi tax amnesty.
- Victor Rachmat Hartono adalah Direktur Utama PT Djarum dan pewaris Grup Djarum.
- Pencegahan ini menyasar berbagai pihak terlibat dalam penyidikan dugaan korupsi program tax amnesty.
Di luar aktivitas bisnis, Victor juga menjabat sebagai Presiden Direktur Djarum Foundation sejak tahun 2010.
Ia dikenal aktif melanjutkan komitmen sosial keluarga Hartono, terutama dalam pengembangan olahraga (terutama bulu tangkis yang menjadi tradisi keluarga) dan mempromosikan sepak bola wanita di Indonesia.
Kehidupan Pribadi dan Kekayaan
Dalam kehidupan pribadinya, Victor Hartono menikah dengan Amelia Santoso, putri dari Benny Setiawan Santoso (tokoh penting dari Salim Group), pada tahun 2014. Pernikahan ini menjadi salah satu penyatuan keluarga konglomerat di Indonesia.
Victor juga diketahui memiliki hobi di luar pekerjaan, seperti bermain bulu tangkis, berenang, dan menekuni fotografi.
Meskipun tidak ada informasi resmi mengenai total kekayaan pribadi Victor Rachmat Hartono, posisinya sebagai putra dan pewaris Robert Budi Hartono menempatkannya dalam lingkaran kekayaan global.
Ayahnya tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia, dengan kekayaan mencapai US$20,8 miliar per data Forbes pada Agustus 2025.
Pencegahan yang diajukan Kejagung ini kini menjadi sorotan utama, mengingat nama besar dan jabatan strategis Victor Hartono dalam industri nasional.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Pembinaan, PBSI Gelar Festival SenengMinton di Purwokerto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai