- Menteri UMKM Maman Abdurrahman mencari formulasi solusi isu keberlanjutan usaha thrifting di Pasar Senen, Jakarta.
- Pemerintah ingin menyeimbangkan penegakan larangan impor barang bekas dengan penyelamatan aktivitas ekonomi pedagang.
- Menkeu Purbaya menolak legalisasi thrifting karena khawatir membanjirnya barang impor ilegal yang merugikan pengusaha domestik.
Suara.com - Isu mengenai keberlanjutan usaha penjualan pakaian atau barang bekas (thrifting) masih menjadi perhatian serius pemerintah.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan bahwa pihaknya akan segera mencari formulasi terbaik sebagai solusi atas persoalan yang melibatkan pedagang thrifting tersebut.
Hal ini disampaikan Menteri Maman di sela kunjungan dan dialog bersama para pedagang thrifting di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (30/11).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Maman mendengarkan langsung aspirasi para pedagang yang meminta agar usaha mereka tetap dapat dipertahankan.
“Kepentingan kami dan juga pemerintah di situ (keberlanjutan aktivitas ekonomi). Pedagang harus berjalan aktivitas ekonominya. Nanti kita akan cari formulasi terbaik, formulasi yang bisa mengakomodasi semua kepentingan ini, baik untuk pedagang maupun aturan lain,” kata Menteri Maman.
Menteri Maman menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas kepada jajaran menteri untuk menjaga aktivitas perdagangan di masyarakat.
Di satu sisi, pemerintah harus menegakkan aturan terkait larangan impor barang bekas, tetapi di sisi lain, aktivitas ekonomi pedagang juga harus diselamatkan.
“Di satu sisi ada aturan, di satu sisi juga ada kepentingan perdagangan, aktivitas ekonomi juga harus diselamatkan. Nah ini nanti kita akan coba cari formulasinya,” jelas Maman.
Ia menekankan pentingnya duduk bersama untuk memahami kondisi riil di lapangan sebelum mengambil langkah kebijakan.
Baca Juga: BRI x SOGO Resmi Luncurkan UMKM Corner: Dorong Produk Lokal Masuk ke Pasar Modern
“Saya melihatnya juga kita tidak bisa langsung mengambil langkah A, langkah B, langkah C. Yang terpenting, pokoknya kepentingan saya adalah pedagang harus berjalan aktivitas ekonominya,” ujarnya, dikutip dari Antara.
Upaya mencari solusi ini dilakukan menyusul adanya penolakan keras dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pada Kamis (20/11) untuk melegalkan usaha penjualan baju bekas, meskipun para pedagang bersedia membayar pajak.
Menkeu Purbaya menyatakan sikap tegasnya bertujuan utama untuk mencegah terbukanya pintu bagi barang-barang impor ilegal, yang dapat membanjiri pasar domestik.
Alasannya, apabila pasar domestik dikuasai oleh barang-barang asal luar negeri, maka pengusaha domestik, termasuk UMKM, tidak akan bisa merasakan manfaat keekonomiannya.
Pernyataan ini sekaligus menanggapi permintaan pedagang thrifting di DPR RI (19/11) yang meminta usaha mereka dilegalkan, dengan klaim bahwa thrifting adalah bagian dari UMKM yang memiliki pasar berbeda dan tidak membunuh usaha lokal.
Kini, bola panas kebijakan berada di tangan Kementerian UMKM dan kementerian terkait untuk menemukan titik temu antara penegakan aturan impor dan keberlangsungan mata pencaharian ribuan pedagang thrifting di pasar-pasar tradisional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
-
Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%
-
Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen
-
Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas
-
Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah
-
Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran