- Spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed, dipicu data ADP November yang lemah, mendorong reli Wall Street dan pasar Asia.
- Indeks utama Wall Street seperti Dow Jones menguat signifikan pada Rabu (3/12) karena investor berekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar.
- IHSG berpotensi mengalami *rebound* hari ini meski kemarin ditutup melemah akibat aksi jual bersih investor asing.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,04% dan Kosdaq menguat 0,39%, didukung oleh pertumbuhan PDB riil yang naik 1,3% selama periode Juli-September.
Perhatian politik juga tertuju pada Korea Selatan, di mana Presiden Lee Jae Myung dijadwalkan menyampaikan pidato nasional terkait peringatan satu tahun kegagalan deklarasi darurat militer mantan Presiden Yoon Suk Yeol.
Proyeksi IHSG: Potensi Rebound di Tengah Aksi Jual Asing
Pasar domestik pada perdagangan kemarin ditutup melemah tipis. IHSG ditutup turun 0,06%, disertai dengan adanya penjualan bersih (net sell) dari investor asing sekitar Rp230 Miliar.
Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah emiten besar seperti BBRI, BUMI, ANTM, TPIA, dan BRPT.
Meskipun terjadi aksi jual oleh asing, IHSG hari ini berpotensi mengalami rebound, didukung oleh sentimen positif dari pasar global, berdasarkan analisis harian BNI Sekuritas.
Support IHSG: Level support kritis berada di 8550–8580.
Resist IHSG: Level resistance terdekat berada di 8650–8700.
Beberapa trading idea yang patut dicermati hari ini meliputi saham MINA, ENRG, BRMS, EMTK, RATU, dan WIFI.
Baca Juga: BEI Suspensi Perdagangan Saham 5 Emiten Usai Lonjakan Harga yang Signifikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
BRI Gelar Silaturahmi Ramadan, Bahas Outlook Ekonomi dan Laba Rp57,1 Triliun
-
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
-
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor