Summarecon Agung.
Baca 10 detik
- PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) menerbitkan surat utang Rp500 miliar sebagai bagian program Obligasi Berkelanjutan V.
- Dana hasil obligasi akan dialokasikan 65% untuk pembelian lahan baru melalui anak usaha.
- Penerbitan ini dilakukan meski pendapatan dan laba bersih SMRA menurun, namun fundamental dinilai solid.
Namun, analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, memberikan catatan positif. Ia menilai bahwa penurunan laba dan pendapatan tersebut cenderung merupakan "anomali akuntansi" semata.
Secara fundamental, operasional SMRA dinilai masih sangat solid, terutama didukung oleh efisiensi beban pokok yang juga turun sebesar 11,80%.
Obligasi ini sendiri telah mendapatkan peringkat idA+ dari Pefindo, yang menunjukkan kemampuan finansial yang kuat untuk memenuhi kewajiban jangka panjang.
Pergerakan Saham SMRA
Pada perdagangan hari ini, harga saham SMRA terpantau bergerak di kisaran Rp384. Posisi ini menunjukkan penguatan tipis sebanyak satu level dibandingkan dengan harga pembukaan pada sesi pertama.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Profil Peter Sondakh: Konglomerat Rajawali Corpora, 'Penguasa' Tambang Emas ARCI
-
Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed
-
Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin
-
Daftar Saham Prajogo Pangestu, Konglomerat Pasar Modal Indonesia
-
Harga Emas Antam Hari Ini, Nilainya Ambruk Usai Cetak Rekor Berturut-turut
-
Bos Danantara Rosan Tepis Ucapan Menhan Soal Perombakan Direksi Himbara
-
Harga Emas Anjlok Tajam: Galeri 24 dan UBS Turun Berturut-turut, Saatnya Serok?
-
Apa Tugas Dirut BEI, Fungsinya Sangat Penting di Pasar Saham
-
Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?