- Perumnas gandeng Travelio kelola apartemen Samesta untuk optimalkan potensi pendapatan sewa.
- Kerja sama mencakup kota strategis; Jakarta, Depok, hingga Medan dengan sistem smart management.
- Inovasi skema Rent to Own hadir sebagai alternatif akses kepemilikan hunian bagi masyarakat.
Suara.com - Lanskap industri properti nasional kini tidak lagi hanya fokus pada penjualan unit, melainkan bergeser ke arah optimalisasi aset melalui pengelolaan profesional.
Langkah strategis ini diambil oleh Developer Perumnas dengan menggandeng platform manajemen properti digital, PT Horizon Internusa Persada (Travelio).
Kerja sama yang diresmikan di Marketing Gallery Samesta Sentraland Cengkareng ini menetapkan Travelio sebagai mitra resmi untuk building management dan penyewaan unit apartemen milik Perumnas secara menyeluruh.
Kolaborasi ini mencakup portofolio apartemen unggulan Perumnas dengan merek Samesta Mahata dan Sentraland. Sejumlah proyek yang masuk dalam daftar pengelolaan antara lain berada di Serpong, Tanjung Barat, Margonda (Depok), Cengkareng, Medan, hingga Karawang.
Direktur Pemasaran Perumnas, Imelda Alini Pohan, menekankan bahwa sinergi ini adalah upaya menghadirkan konsep Smart Management dan Seamless Leasing. "Ke depannya, masih akan banyak fitur dan pengembangan yang dapat dihadirkan melalui sinergi ini," ujarnya.
Sesuai data pasar, Jabodetabek tetap menjadi wilayah dengan tingkat rumah tangga penyewa tertinggi. Hal ini membuat unit apartemen Perumnas memiliki potensi yield yang stabil jika dikelola secara profesional.
Bagi pemilik unit atau investor, kehadiran Travelio Property Management (TPM) menawarkan solusi pengelolaan mulai dari pemasaran, pencarian penyewa, hingga laporan transparansi pendapatan. Dengan dukungan teknologi, Travelio berkomitmen menjaga kualitas unit sekaligus mempercepat tingkat okupansi.
Direktur Operasional Travelio, Henson Liem, menyatakan bahwa tren hunian sewa di perkotaan terus tumbuh positif. "Kami ingin membangun ekosistem hunian sewa yang terkelola dengan baik, transparan, dan memastikan kualitas unit tetap terjaga," jelasnya.
Menariknya, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penyewaan biasa. Perumnas dan Travelio juga mendorong implementasi skema Rent to Own. Skema ini menjadi alternatif solusi bagi masyarakat untuk menempati hunian melalui mekanisme sewa terlebih dahulu, sembari membangun rekam jejak pembayaran sebelum akhirnya memiliki unit secara penuh.
Baca Juga: Benteng Baru Aset Digital: UU P2SK Bakal 'Sulap' Kripto Lokal Jadi Lebih Kokoh dan Berdaulat!
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat industri hunian sewa nasional, sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemilik aset di tengah meningkatnya kebutuhan akan hunian yang fleksibel dan strategis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM