- PwC memproyeksikan pasar privat menjadi kontributor pendapatan terbesar industri manajemen aset global pada tahun 2030.
- Industri menghadapi tantangan margin menyempit akibat persaingan ketat dan biaya operasional tinggi sejak 2018.
- Integrasi AI dan tokenisasi aset dipandang sebagai solusi kunci untuk transformasi model bisnis dan pertumbuhan masa depan.
AI dan Tokenisasi Sebagai Solusi Masa Depan
Menghadapi tekanan tersebut, perusahaan manajemen aset mulai mengubah model bisnis mereka secara mendasar. Teknologi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kunci bertahan hidup.
Sekitar 50 persen perusahaan kini menargetkan konvergensi dengan penyedia teknologi finansial (fintech) serta mengutamakan otomatisasi dan Artificial Intelligence (AI).
Tokenisasi aset juga menjadi sorotan utama. AUM dana yang ditokenisasi diproyeksikan meledak dari 90 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 715 miliar dolar AS pada 2030, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 41 persen.
Pemimpin Global Asset & Wealth Management PwC UK, Albertha Charles, menjelaskan bahwa kita sedang memasuki "Era Inteligensi". Teknologi mulai dari Generative AI hingga Agentic AI akan mengubah cara penciptaan nilai dalam industri ini.
"Pemenang bukanlah mereka yang mengumpulkan aset terbanyak, melainkan mereka yang mampu bertransformasi paling cepat, menerjemahkan inovasi menjadi ekosistem digital yang melayani investor yang semakin beragam, dengan cara yang lebih personal dan efisien daripada sebelumnya," tegas Albertha Charles.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai