Bisnis / Energi
Selasa, 06 Januari 2026 | 17:03 WIB
Ilustrasi perdagangan IHSG hari ini [Ist/Antara]
Baca 10 detik
  • Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) ditutup menguat signifikan 7,95% menjadi Rp815 pada Selasa (6/1/2026) setelah sesi kedua.
  • Lonjakan harga ini didorong oleh akumulasi investor asing yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) Rp160 miliar.
  • DEWA berhasil menembus level resistance teknikal sambil menjalankan strategi efisiensi biaya kepemilikan alat berat sendiri.

“Produk yang dikerjakan secara internal biaya per unit BCM akan semakin kecil. Dengan demikian, risiko munculnya kenaikan biaya akan semakin kecil,” jelas manajemen DEWA dalam kutipan paparan resmi perusahaan, Rabu (31/12/2025).

Strategi meminimalisir subkontraktor ini bertujuan agar perusahaan memiliki kendali penuh terhadap fixed cost (biaya tetap).

Dengan memiliki armada internal, DEWA lebih leluasa menyesuaikan kapasitas kerja saat terjadi perubahan volume produksi di lapangan tanpa harus tertekan oleh beban biaya eksternal yang tinggi.

Perseroan juga sangat selektif dalam mengalokasikan belanja modal (Capex). Dana diarahkan secara spesifik untuk pengadaan alat berat yang menunjang proyek-proyek berjalan, bukan untuk ekspansi yang bersifat spekulatif.

Load More