- Kementerian ESDM berencana memberi diskon listrik bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana banjir/longsor Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan diskon hanya berlaku bagi wilayah yang benar-benar terkena dampak bencana alam tersebut.
- Keputusan diskon listrik ini merupakan tindak lanjut permohonan kepala daerah dan sedang dalam proses perhitungan biaya serta durasi.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberikan diskon listrik kepada masyarakat di wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan diskon listrik tidak berlaku di daerah yang tidak terdampak bencana.
"(Di luar wilayah itu) enggak. Jadi ya jangan sampai saudara-saudara kita yang kena bencana dan yang tidak kena disamakan dong," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Rencana pemberian diskon listrik itu merupakan tindak lanjut dari surat yang dikirimkan kepala daerah di Sumatera, yang wilayahnya terdampak bencana kepada Kementerian ESDM.
"Ada surat permohonan dari beberapa kepala daerah kepada kami untuk meminta diskon listrik di wilayah lokasi bencana," ujar Bahlil.
Bahlil pun menyebut permintaan tersebut dalam proses pembahasan di kementriannya, termasuk soal masa berlaku diskon akan diberikan.
"Namun kami lagi exercise berapa bulan dan biayanya berapa. Jadi kami lagi menghitung," ujarnya.
Di samping itu, Bahlil juga mengaku, akan melaporkan permintaan itu kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya pastikan, saya akan laporkan kepada Bapak Presiden. Karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberikan kepada kami, untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat," pungkasnya.
Baca Juga: Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir
Berita Terkait
-
Dari Terisolasi ke Terkoneksi: Internet Satelit Jadi Penopang Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor
-
Tangani Bencana di Sumatera, Kementerian PU Sudah Kerahkan 1.709 Alat Berat
-
Kelanjutan Proyek PLTN Tinggal Tunggu Perpres dari Prabowo
-
Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja
-
DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai